Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:41
NEWS

Insiden Tak Terduga Warnai Akhir Kunjungan Paus Leo XIV di Spanyol

Insiden Tak Terduga Warnai Akhir Kunjungan Paus Leo XIV di Spanyol
Paus Leo XIV meninggalkan Spanyol dengan pesawat yang disediakan Raja Felipe VI. (Dok ANSA-Vatican)

ASKARA - Kepulangan Paus Leo XIV ke Vatikan usai kunjungan apostolik internasional keempatnya di Spanyol diwarnai insiden tak terduga. Gangguan teknis pada pesawat Iberia Airbus A320 yang sedianya membawa Paus kembali ke Roma memaksa perubahan mendadak dalam rencana penerbangan, Jumat (12/6).

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan Kantor Pers Tahta Suci, Paus Leo XIV akhirnya kembali ke Roma menggunakan pesawat yang disediakan secara khusus oleh Raja Spanyol, Felipe VI. Pesawat tersebut dijadwalkan lepas landas sekitar pukul 18.00 waktu setempat dan tiba di Roma sekitar pukul 23.00 waktu Roma.

Sementara itu, rombongan staf Vatikan serta para jurnalis yang mengikuti perjalanan kepausan dijadwalkan pulang menggunakan pesawat terpisah yang disediakan maskapai Iberia.

Peristiwa tersebut menjadi penutup yang tidak biasa bagi perjalanan apostolik Paus Leo XIV selama sepekan di Spanyol yang mencakup Madrid, Barcelona, Las Palmas de Gran Canaria, hingga Tenerife.

Masalah bermula ketika pesawat Iberia Airbus A320 yang telah memulai prosedur lepas landas sekitar pukul 16.15 waktu setempat mengalami kendala pada bagian mesin. Tak lama kemudian, tangga pesawat kembali dipasang dan Paus Leo XIV dibawa menuju ruang VIP Bandara Tenerife North (Los Rodeos).

Menariknya, Raja Felipe VI yang sebelumnya telah berpamitan dengan Paus, kembali mendampingi Pemimpin Gereja Katolik tersebut menuju ruang kehormatan bandara. Beberapa saat kemudian, Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin beserta para kardinal dan uskup yang mendampingi delegasi kepausan juga turun dari pesawat.

Sebelum insiden itu terjadi, upacara perpisahan berlangsung sesuai jadwal. Paus Leo XIV tiba di bandara sekitar pukul 15.45 waktu setempat dan disambut Raja Felipe VI, sejumlah pejabat daerah, serta para pemimpin Gereja setempat.

Prosesi resmi diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan, penghormatan terhadap bendera kedua negara, serta pemeriksaan pasukan kehormatan oleh Paus dan Raja Spanyol. Keduanya kemudian menyapa delegasi masing-masing sebelum Paus menuju pesawat yang semula akan membawanya kembali ke Roma.

Meski mengalami keterlambatan akibat gangguan teknis, perjalanan Paus Leo XIV akhirnya dapat dilanjutkan dengan dukungan penuh Kerajaan Spanyol. Sikap Raja Felipe VI yang menyediakan pesawat khusus bagi Paus dinilai mencerminkan eratnya hubungan antara Spanyol dan Tahta Suci.

Insiden ini sekaligus menjadi salah satu penutup paling unik dalam sejarah perjalanan luar negeri seorang Paus, mengingat jarang terjadi seorang pemimpin Gereja Katolik kembali ke Vatikan menggunakan pesawat yang secara langsung disiapkan oleh kepala negara tuan rumah.

 

Komentar