Selasa, 21 Juli 2026 | 22:16
NEWS

Zam Zam Mubarak: Penguatan Dollar Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Gayo

Zam Zam Mubarak: Penguatan Dollar Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Gayo
Zam Zam Mubarak dan ilustrasi penguatan dollar (Dok Askara)

ASKARA - Menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah dinilai dapat menjadi peluang strategis untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat Gayo pascabencana yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025.

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Aceh Tengah, Zam Zam Mubarak, mengatakan struktur ekonomi Gayo selama ini ditopang oleh komoditas kopi yang telah menjadi salah satu program strategis nasional dan memiliki orientasi pasar ekspor yang kuat.

“Ketika nilai dolar menguat, harga kopi ekspor juga ikut terdorong naik. Ini menjadi momentum yang harus dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat Gayo pascabencana,” ujar Zam Zam Mubarak di Takengon, Sabtu (30/5/2026) malam.

Menurutnya, peluang tersebut harus dibarengi dengan pembenahan sektor hulu, khususnya melalui penerapan soil system management atau pengelolaan sistem tanah secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas kopi Gayo yang telah dikenal di pasar internasional.

Zam menjelaskan, kondisi lahan pertanian di sejumlah wilayah Gayo terdampak erosi dan banjir bandang akibat bencana yang terjadi akhir tahun lalu. Karena itu, pemulihan kesuburan tanah dan mikroorganisme di dalamnya menjadi faktor penting untuk mendukung keberlanjutan produksi kopi.

“Tidak cukup hanya meningkatkan volume produksi. Tanah yang terdampak bencana perlu dipulihkan. Jika soil system management berjalan baik, maka produksi meningkat, kualitas terjaga, dan daya saing kopi Gayo di pasar global akan semakin kuat,” katanya.

Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk menjadikan penguatan sektor kopi sebagai prioritas kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, kopi memiliki efek berganda yang besar terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan petani, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Penguatan komoditas strategis seperti kopi sudah selayaknya menjadi prioritas kebijakan daerah. Ini sejalan dengan upaya membangun kembali ekonomi Gayo yang tangguh dan bangkit pascabencana,” tegasnya.

Zam optimistis, dengan dukungan kebijakan yang tepat, pengelolaan lahan yang berkelanjutan, serta momentum positif pasar ekspor, sektor kopi dapat menjadi lokomotif utama kebangkitan ekonomi masyarakat Gayo dalam beberapa tahun ke depan.

 

Komentar