Romo Yos Bintoro Kunjungi Panti Asuhan Maria Mediatrix di Ambon
ASKARA - Dalam rangkaian perjalanan Sabatical Journey di Kepulauan Maluku, Romo Yos Bintoro, Pr mengunjungi Panti Asuhan Maria Mediatrix di Jalan Nona Saar Sopacua No.65, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Romo Yos didampingi Rm Angky Kandunmas, Pr selaku Pasyanmilpol (Pastor Pelayan Militer dan Kepolisian RI) Keuskupan Amboina. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Suster Apolonia bersama anak-anak panti asuhan yang berasal dari berbagai daerah di Maluku, NTT, dan Papua.
Dalam suasana sederhana namun penuh sukacita, Romo Yos tampak membaur bersama anak-anak panti. Mereka berbincang, bernyanyi hingga menari bersama dalam nuansa kebersamaan yang hangat dan penuh kasih.
Bagi Romo Yos, kebahagiaan sejati tidak selalu hadir dalam kemewahan, melainkan lahir dari keikhlasan hati dan relasi antarmanusia yang saling menguatkan.
“Menjadi bahagia itu sederhana. Hadir dan ikhlas, itulah inti cinta,” ungkap Romo Yos, Jumat (29/5).
Ia mengatakan, kebahagiaan menjadi nyata ketika perjumpaan mempertemukan hati dalam ketulusan, saling menyapa, meneguhkan, dan berbagi perhatian di tengah kehidupan sehari-hari.
Menurut Romo Yos, mimpi dan cinta menjadi kekuatan hidup yang mampu menghadirkan senyum, bahkan ketika kehidupan tidak selalu berjalan mudah.
“Mimpi adalah kunci. Cinta kepada hidup memberikan senyuman abadi, walau hidup kadang tak adil, namun cinta melengkapi bahagia dengan cara yang amat sederhana,” tuturnya.
Dalam refleksi spiritualnya, Romo Yos juga mengajak anak-anak dan semua yang hadir untuk tetap bersyukur dan menjaga sukacita hidup meski menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Menarilah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga. Bersyukurlah pada Yang Kuasa bahwa cinta kita di dunia terjadi saat bahagia menjelma dalam kesederhanaan,” pesan Wakil Uskup OCI ini.
Kunjungan ke Panti Asuhan Maria Mediatrix menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Sabatical Journey Romo Yos di Maluku dan Maluku Utara yang berlangsung hingga Agustus 2026. Selain pelayanan pastoral, perjalanan tersebut juga diisi kegiatan live in, dialog lintas agama, refleksi kebangsaan, hingga pendalaman nilai perdamaian dan kemanusiaan di bumi Maluku.

Komentar