Selasa, 21 Juli 2026 | 09:14
COMMUNITY

Paus Leo XIV: Gereja Harus Kreatif Menjawab Tantangan Iman di Era Digital

Paus Leo XIV: Gereja Harus Kreatif Menjawab Tantangan Iman di Era Digital
Paus Leo XIV bertemu dengan majelis pleno Dikasteri untuk Evangelisasi (@Vatican Media)

ASKARA - Paus Leo XIV menegaskan pentingnya Gereja Katolik terus menemukan cara-cara baru dalam mewartakan Injil di tengah perubahan zaman, termasuk menghadapi tantangan era digital, budaya konsumtif, dan krisis iman yang terjadi di berbagai negara.

Pesan tersebut disampaikan Paus Leo XIV saat menerima peserta Sidang Pleno Dikasteri Evangelisasi – Seksi Pertanyaan Fundamental Evangelisasi Dunia, Kamis (28/5/2026) di Vatikan.

Dalam kesempatan itu, Paus menyampaikan apresiasi kepada Dikasteri Evangelisasi yang dinilai berhasil mengoordinasikan pelayanan bagi sekitar 33 juta peziarah yang datang ke Roma selama Yubileum Harapan 2025.

Menurut Paus, Yubileum menjadi momentum rahmat yang dirasakan umat Katolik, baik melalui ziarah ke empat Basilika Kepausan di Roma maupun dalam kehidupan Gereja lokal di berbagai negara.

“Pewartaan Injil bukanlah gagasan utopis, melainkan kesaksian yang menarik banyak orang melalui panggilan cinta dan kebenaran,” ujar Paus Leo XIV.

Ia menegaskan evangelisasi harus tetap menjadi dasar utama setiap karya Gereja universal maupun komunitas lokal agar iman terus hidup dan mampu menunjukkan relevansinya di tengah masyarakat modern.

Paus Leo XIV juga menyoroti krisis iman yang kini banyak terjadi di negara-negara Barat dan memicu meningkatnya sikap acuh tak acuh terhadap kehidupan rohani.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat manusia kehilangan dorongan untuk mencari makna hidup dan jawaban atas pertanyaan eksistensial.

“Di tengah situasi itu, perjumpaan dengan Kristus mampu memulihkan makna dan nilai kehidupan manusia,” katanya.

Paus menambahkan, misi Gereja adalah membantu umat manusia membangun masa depan yang berlandaskan perdamaian, keadilan, kebebasan, dan persaudaraan.

Ia juga melihat adanya kerinduan spiritual di kalangan generasi muda yang harus dijawab Gereja melalui pendekatan komunikasi dan evangelisasi yang lebih kreatif serta relevan.

“Generasi muda tidak tertutup terhadap Injil. Banyak dari mereka justru ingin mengenal lebih dalam karena melihat Injil sebagai jalan menuju kebahagiaan sejati,” ungkapnya.

Karena itu, komunitas Katolik diminta terus mendengarkan tuntunan Roh Kudus agar mampu menghadirkan pewartaan yang menyentuh kehidupan nyata masyarakat modern.

Paus Leo XIV turut mengingatkan bahwa perkembangan masyarakat hiper-digital dan budaya konsumtif membuat banyak orang kehilangan kesabaran untuk mencari kebenaran secara mendalam.

Dalam konteks tersebut, kesaksian hidup yang kudus dan konsisten dinilai tetap menjadi bentuk pewartaan paling kuat.

“Kekudusan hidup selalu menjadi cara paling meyakinkan untuk menunjukkan keindahan iman Kristiani yang melampaui zaman dan budaya,” tegasnya.

Menutup pesannya, Paus Leo XIV mendorong Dikasteri Evangelisasi untuk terus memperkuat katekese, terutama bagi semakin banyak orang dewasa yang meminta baptisan.

Ia juga meminta komunitas Katolik menyediakan ruang pertumbuhan iman melalui relasi yang dibangun dalam kasih dan pelayanan satu sama lain.

 

Komentar