Rabu, 17 Juni 2026 | 23:18
NEWS

Semarak Hardiknas 2026

Ribuan Warga Hadiri Job Fair hingga Expo Pendidikan di Merauke

Ribuan Warga Hadiri Job Fair hingga Expo Pendidikan di Merauke
Bupati Merauke foto bersama Forkopimda, Kadis Pendidikan dan Dewan Guru (Dok Winona)

ASKARA - Euforia peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, ditandai dengan gelaran perdana “Semarak Hari Pendidikan Nasional” yang berlangsung selama tiga hari, 27–29 April 2026, di halaman Kantor Bupati Merauke. Informasi kegiatan ini disampaikan pada Jumat (1/5/2026).

Kegiatan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke ini mengusung tema “Generasi Muda Hebat, Merauke Sejahtera” dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Berbagai agenda meramaikan kegiatan tersebut, di antaranya Job Fair dan Expo yang diikuti 17 SMK se-Kabupaten Merauke, galeri UMKM, pasar murah, serta lomba cerdas cermat Mipasing dan debat bahasa Inggris.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke, Romanus Kande Kahol, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan dukungan penuh dari Bupati Merauke.

“Terima kasih atas dukungan Bupati Merauke yang telah membuka dan menutup kegiatan ini. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” ujarnya.

Romanus menjelaskan, kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk sejumlah perusahaan investasi di Merauke, serta instansi seperti Dinas Dukcapil, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disperindagkop, dan Disnakertrans.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan, Matilda Dewi Jambormias, mengungkapkan jumlah pengunjung selama kegiatan mencapai 9.167 orang. Dari arena job fair, tercatat sebanyak 509 pencari kerja ikut berpartisipasi.

“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap kegiatan pendidikan dan peluang kerja,” ujarnya.

Bupati Merauke, Yoseph Bladip Gebze, dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap Semarak Hardiknas dapat menjadi agenda tahunan sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia pendidikan.

“Kegiatan seperti ini penting untuk mendorong anak-anak Merauke terus berinovasi dan berkembang, tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi juga karakter,” kata Yoseph.

Pada kesempatan itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke juga meluncurkan sejumlah inovasi, di antaranya layanan nomor kontak pengaduan serta materi bahan ajar video book Bahasa Marind.

Selain itu, dilakukan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang mengedepankan prinsip integritas, objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan tanpa diskriminasi.

Romanus menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu mendorong pembangunan daerah.

“Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya.

 

Komentar