Kamis, 18 Juni 2026 | 01:33
NEWS

Blokade Laut Iran Dimulai, Trump Tegaskan Tekanan Global

Blokade Laut Iran Dimulai, Trump Tegaskan Tekanan Global
Blokade laut dimulai, Trump tegaskan tekanan global (Dok US Navy)

ASKARA - Militer Amerika Serikat resmi memberlakukan blokade laut terhadap Iran pada Senin malam waktu setempat, setelah tenggat yang ditetapkan Presiden Donald Trump berakhir pukul 17.00 waktu Israel.

Langkah ini menandai eskalasi signifikan dalam ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait jalur strategis Selat Hormuz yang selama ini menjadi urat nadi distribusi energi global.

Trump menyatakan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk menghentikan apa yang ia sebut sebagai upaya Iran “memeras dunia.” Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah pihak dari Iran telah menghubungi Amerika Serikat dan menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan.

“Kita tidak bisa membiarkan satu negara memeras dunia,” ujar Trump kepada wartawan di luar Oval Office.

Meski mengklaim akan ada dukungan dari negara lain dalam menegakkan blokade, Trump belum merinci pihak-pihak yang terlibat. Ia menyebut detail lebih lanjut kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Trump juga menegaskan bahwa kepentingan menjaga keamanan jalur laut tersebut lebih besar bagi negara lain dibandingkan Amerika Serikat. Ia menyebut AS memiliki cadangan minyak dan gas yang melimpah dan tidak bergantung pada Selat Hormuz.

“Kami tidak menggunakan selat ini. Kami punya minyak dan gas sendiri, jauh lebih banyak dari yang kami butuhkan,” katanya.

Namun demikian, dampak penutupan efektif jalur tersebut mulai terasa secara global. Harga minyak dunia mengalami lonjakan, yang berimbas pada kenaikan harga bahan bakar di Amerika Serikat serta tekanan inflasi terhadap berbagai komoditas lainnya.

Trump tetap optimistis bahwa aktivitas pelayaran, termasuk kapal tanker minyak, akan tetap berjalan. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa Iran pada akhirnya akan menyetujui tuntutan utama Amerika Serikat dalam negosiasi, yakni menghentikan ambisi pengembangan senjata nuklir.

Sebelumnya, perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad dilaporkan gagal mencapai titik temu, terutama terkait isu nuklir yang menjadi hambatan utama dalam meredakan konflik.

 

 

Komentar