Senin, 15 Juni 2026 | 20:26
NEWS

15 Jam Negosiasi Panas, Trump Klaim AS Menang Lawan Iran!

15 Jam Negosiasi Panas, Trump Klaim AS Menang Lawan Iran!
Ilustrasi perundingan Amerika-Iran (Dok Askara)

ASKARA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak terlalu mempermasalahkan hasil akhir perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, meski negosiasi berlangsung alot hingga larut malam.

Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat berada pada posisi unggul pascakonflik yang berlangsung selama enam pekan antara kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan sebelum masa gencatan senjata dua pekan berakhir.

Perundingan yang digelar di ibu kota Islamabad itu berlangsung maraton lebih dari 15 jam dan berlanjut hingga dini hari Minggu waktu setempat. Meski demikian, sejumlah perbedaan mendasar masih membayangi jalannya dialog.

Pihak Iran mengingatkan bahwa tuntutan Washington dinilai “berlebihan”, khususnya terkait isu strategis di kawasan Selat Hormuz, yang berpotensi menghambat upaya perdamaian yang dimediasi Pakistan.

Laporan kantor berita semi-resmi Iran menyebutkan bahwa putaran ketiga perundingan telah berakhir sekitar pukul 03.00 waktu setempat, namun masih menyisakan “perbedaan serius”. Pemerintah Iran memastikan negosiasi akan terus berlanjut, meski belum tercapai titik temu.

Sementara itu, pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa pembicaraan masih berlangsung bahkan hingga pukul 05.00 pagi waktu Islamabad, menandakan intensitas tinggi dalam upaya mencapai kesepakatan.

Berbeda dengan perundingan sebelumnya yang dilakukan melalui mediator dengan kedua pihak berada di ruangan terpisah, kali ini dialog dilakukan secara langsung dalam format trilateral dengan Pakistan sebagai tuan rumah.

Situasi ini mencerminkan kompleksitas hubungan kedua negara yang masih dibayangi ketegangan, sekaligus membuka peluang bagi terobosan diplomatik di tengah tekanan waktu menjelang berakhirnya gencatan senjata.

 

 

Komentar