Amerika Bungkam! Serangan ke Israel Buktikan Iran Masih Perkasa
ASKARA - Pernyataan militer Amerika Serikat yang menyebut kemampuan Iran telah “terdegradasi” menuai sorotan setelah serangan terbaru Teheran ke wilayah Israel selatan justru menunjukkan sebaliknya, Sabtu (21/3).
Sebelumnya, Kepala Komando Pusat AS menyatakan, kemampuan Iran untuk mengancam kawasan, termasuk Selat Hormuz, telah melemah dan berada dalam kendali strategi militer Washington. Namun, fakta di lapangan memperlihatkan kondisi berbeda.
Dua serangan terpisah Iran di kota Dimona dan Arad dilaporkan melukai lebih dari 100 orang. Sistem pertahanan rudal Israel bahkan gagal mencegat serangan tersebut. Kedua kota itu diketahui berada dekat dengan fasilitas nuklir strategis Israel.
Iran menyebut serangan itu sebagai balasan atas aksi Israel di fasilitas nuklir Natanz. Meski demikian, otoritas Iran memastikan tidak terjadi kebocoran radiasi akibat serangan tersebut.
Perkembangan ini memunculkan keraguan atas akurasi klaim Amerika terkait pelemahan militer Iran. Serangan yang mampu menembus sistem pertahanan Israel dinilai menjadi indikator bahwa kemampuan ofensif Teheran masih signifikan.
Situasi ini juga mempertegas bahwa konflik di kawasan belum menunjukkan tanda mereda, bahkan berpotensi meningkat dalam waktu dekat.

Komentar