Rabu, 17 Juni 2026 | 18:32
NEWS

KSIM-ASHA Perkuat Ekosistem Perikanan Nasional Berbasis Koperasi

KSIM-ASHA Perkuat Ekosistem Perikanan Nasional Berbasis Koperasi
Koperasi Syarikat Islam Mandiri (KSIM) resmi menjalin kerja sama operasi (KSO) dengan PT Asha Fortuna Corpora (ASHA), perusahaan induk bisnis perikanan terpadu (Dok Chris)

ASKARA - Upaya memperkuat sektor perikanan nasional terus didorong melalui kolaborasi strategis lintas sektor. Di tengah tantangan global, pembangunan ekosistem perikanan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan nelayan.

Sebagai langkah konkret, Koperasi Syarikat Islam Mandiri (KSIM) menjalin kerja sama operasi (KSO) dengan PT Asha Fortuna Corpora (ASHA), perusahaan induk bisnis perikanan terpadu yang telah beroperasi sejak 1980. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Tempo Scan Tower, Jakarta.

Kolaborasi ini bertujuan membangun rantai pasok perikanan yang modern, efisien, dan berdaya saing global. Sinergi tersebut mencakup seluruh lini usaha, mulai dari produksi, pengolahan, penyimpanan hingga distribusi, guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelaku usaha dan masyarakat pesisir.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua KSIM Nunung Suhudiah dan Kuasa Direksi ASHA William Sutioso, serta disaksikan oleh jajaran pengurus KSIM, yakni Direktur Bisnis Development KSIM, Lukman ; Direktur Operasional KSIM, Syaiful Anwar; Handika, serta CEO PT El Rose Brothers, S.Christmas P, yang juga bertindak sebagai penasihat bisnis KSIM.

Ketua KSIM, Nunung Suhudiah, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis syariah. Menurutnya, koperasi tidak hanya berperan sebagai lembaga sosial, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi strategis nasional.

“KSIM akan mengembangkan ekosistem usaha perikanan terintegrasi dari hulu ke hilir untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi anggota dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, William Sutioso menyatakan kesiapan ASHA untuk mendukung pengembangan kapasitas KSIM melalui transfer teknologi, peningkatan kompetensi, serta akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.

Kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, sekaligus mendorong transformasi sektor perikanan Indonesia dari sekadar pengekspor bahan mentah menjadi industri bernilai tambah tinggi.

Dengan sinergi tersebut, KSIM dan ASHA optimistis dapat membangun fondasi ekonomi perikanan yang lebih berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat pesisir di tengah dinamika ekonomi global.

 

 

 

Komentar