Prof. Rokhmin Dahuri Dorong Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Bioflok dan Budidaya Jamur di Cirebon
ASKARA - Upaya memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus membangun fondasi ketahanan pangan terus digencarkan oleh Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS. Dalam kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tokoh perikanan nasional ini menyalurkan bantuan unit bioflok senilai sekitar Rp300 juta kepada kelompok Maju Jaya Bersama di Desa Wanasaba Lor.
Bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk delapan kolam bioflok yang akan dimanfaatkan untuk budidaya 20.000 bibit ikan air tawar jenis lele dan gurame. Program ini diharapkan mampu menjadi sumber penghasilan baru bagi warga sekitar sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
“Program bioflok ini diharapkan menjadi sumber penghasilan baru bagi warga sekitar sekaligus memperkuat ekonomi keluarga,” ujar Prof. Rokhmin, yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas UMMI Bogor, dalam keterangannya yang dikutip dari YouTube TVRI, Kamis (19/3).
Tak hanya sektor perikanan, Rokhmin juga meninjau usaha budidaya jamur tiram putih yang tengah dikembangkan masyarakat. Usaha ini diarahkan untuk mendukung suplai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini kapasitas produksi jamur tiram dari sekitar 5.000 media tanam baru mencapai 18–20 kg per hari, sementara kebutuhan MBG berada di kisaran 150 kg per minggu. “Pengembangan terus dilakukan melalui perluasan produksi dan kemitraan dengan masyarakat sekitar,” jelas Prof. Rokhmin.
Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001–2004 itu menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari tugas konstitusional DPR RI dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sektor perikanan dan pangan lokal sebagai fondasi ketahanan ekonomi masyarakat.
Tokoh yang kini juga menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) dan Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) itu menutup kunjungannya dengan pesan optimisme. “Dengan sinergi antara bantuan pemerintah, inisiatif masyarakat, dan penguatan kapasitas produksi, diharapkan program ini mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendukung ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat,” tegasnya.

Komentar