Senin, 15 Juni 2026 | 21:54
COMMUNITY

Keraton Surakarta Akan Gelar Wilujengan Tumpeng Seribu

Keraton Surakarta Akan Gelar Wilujengan Tumpeng Seribu
Raja Keraton Surakarta, Pakubuwono XIV foto bersama para kerabat (Dok PMBN)

ASKARA - Keraton Surakarta Hadiningrat akan menggelar tradisi Wilujengan Tumpeng Seribu pada malam 21 Ramadan tahun Dal 1959 dalam penanggalan Jawa. Kegiatan tersebut dilaksanakan atas perintah Raja Keraton Surakarta, Pakubuwono XIV, sebagai bagian dari rangkaian hajad dalem keraton.

Informasi tersebut disampaikan salah satu pengurus Paguyuban Mataram Binangun Nuswantoro (PMBN), KRMP Sunardi SK. Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tradisi pasowanan hajad dalem yang melibatkan keluarga besar keraton serta para abdi dalem.

Dalam surat pemberitahuan tersebut, sejumlah unsur keraton diminta untuk hadir, antara lain para pimpinan lembaga keraton beserta staf, para anggota keluarga keraton yang bertugas di lembaga-lembaga keraton, para kerabat keraton, pimpinan wilayah beserta jajarannya, para abdi dalem keraton, serta para abdi dalem ulama.

Para undangan diminta hadir pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 17.00 WIB di Kagungan Dalem Talangpaten. Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga akan mengikuti kegiatan berbuka puasa bersama yang diselenggarakan oleh pihak keraton.

Setelah kegiatan tersebut, para peserta akan mengikuti prosesi mengantarkan utusan keraton dalam rangka pelaksanaan hajad dalem Wilujengan Tumpeng Seribu yang akan dilaksanakan menuju kawasan Taman Sriwedari di Kota Surakarta.

Dalam ketentuan pakaian, peserta laki-laki diwajibkan mengenakan pakaian adat Jawa berupa beskap atau atela berwarna putih, sementara peserta perempuan diminta menyesuaikan dengan ketentuan busana adat yang berlaku.

Tradisi Wilujengan Tumpeng Seribu merupakan salah satu ritual budaya yang memiliki makna doa keselamatan, ungkapan syukur, serta harapan akan keberkahan bagi masyarakat dan kelestarian budaya Jawa yang dijaga oleh Keraton Surakarta.

 

 

Komentar