Rabu, 17 Juni 2026 | 21:20
NEWS

Harga Pertalite Eceran di Takengon Tembus Rp25 Ribu per Liter

Harga Pertalite Eceran di Takengon Tembus Rp25 Ribu per Liter
Warga tengah membeli pertalite eceran di Takengon Aceh (Dok Zam Zam)

ASKARA - Dampak kepanikan masyarakat akibat antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, mulai merembet pada lonjakan harga di tingkat eceran. Harga Pertalite yang dijual secara eceran dilaporkan melonjak drastis hingga Rp25.000 per liter.

Tokoh muda Aceh Tengah, Zam Zam Mubarak, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut terjadi pada Kamis (5/3) siang di tengah situasi panic buying yang masih berlangsung di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Siang ini harga Pertalite di tingkat eceran sudah mencapai Rp25.000 per liter,” kata Zam Zam Mubarak kepada Askara, Kamis (5/3).

Lonjakan harga tersebut terjadi karena pasokan BBM di SPBU tersendat akibat membludaknya antrean kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar. Situasi ini memicu kelangkaan di tingkat masyarakat sehingga harga di pasar informal melonjak tajam.

Sejak Rabu (4/3) malam, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Takengon dilaporkan mengular hingga beberapa kilometer dan menyebabkan kemacetan di berbagai ruas jalan utama kota. Kepanikan warga dipicu oleh kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM nasional di tengah memanasnya konflik geopolitik global.

Menurut Zam Zam, fenomena lonjakan harga di tingkat eceran menjadi sinyal serius bahwa tekanan ekonomi di daerah mulai meningkat dan perlu segera direspons oleh pemerintah.

“Kalau kondisi ini tidak segera diantisipasi, dampaknya bisa lebih luas, bukan hanya pada BBM tetapi juga pada harga kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk memastikan distribusi BBM kembali normal serta menekan praktik spekulasi harga di tingkat eceran.

 

 

Komentar