Iran Balas Dendam: Luncurkan Gelombang Rudal Hipersonik ke Israel
ASKARA – Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan telah meluncurkan gelombang baru serangan rudal pada Senin dalam operasi yang mereka sebut sebagai “Operasi Janji Sejati 4”. Serangan tersebut diklaim menyasar sejumlah lokasi strategis di Israel.
Dalam pernyataan yang dimuat media pemerintah Iran, IRGC menyebut gelombang ke-10 operasi itu menggunakan rudal hipersonik Kheibar Shekan. Serangan tersebut digambarkan sebagai langkah pembuka “pintu besar tembakan ke wilayah pendudukan”.
Rudal Kheibar Shekan disebut memiliki jangkauan hingga 1.450 kilometer dan menggunakan bahan bakar padat generasi ketiga. Iran mengklaim rudal ini memiliki kemampuan manuver berkecepatan tinggi untuk menghindari sistem pertahanan udara lawan.
IRGC menyatakan sasaran terbaru mencakup kompleks pemerintahan di Tel Aviv, pusat militer dan keamanan di Haifa, serta sejumlah titik di wilayah Yerusalem Timur. Namun, pernyataan tersebut tidak merinci tingkat kerusakan maupun jumlah korban jiwa akibat serangan itu.
Selain mengumumkan serangan, IRGC juga memperingatkan warga yang berada di “wilayah pendudukan” untuk menjauhi fasilitas militer, pusat keamanan, dan gedung pemerintahan. Mereka bahkan menyerukan agar penduduk segera meninggalkan wilayah tersebut.
Peringatan itu turut menegaskan bahwa sirene serangan udara di Israel “tidak akan pernah berhenti”, mengindikasikan kemungkinan berlanjutnya rangkaian serangan dalam waktu dekat.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari otoritas Israel terkait klaim terbaru tersebut. Situasi keamanan di kawasan dilaporkan tetap dalam kondisi siaga tinggi.

Komentar