Kamis, 18 Juni 2026 | 01:01
COMMUNITY

Inilah Doa Awal Sincia 2026, Tradisi Syukur Buka Tahun Baru Imlek

Inilah Doa Awal Sincia 2026, Tradisi Syukur Buka Tahun Baru Imlek
Tradisi doa awal tahun kembali dilakukan banyak keluarga Tionghoa di Indonesia sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan untuk menjalani tahun baru dengan penuh berkah, kesehatan, dan kedamaian (Dok Abouttng)

ASKARA - Memasuki Tahun Baru Sincia 2026, tradisi doa awal tahun kembali dilakukan banyak keluarga Tionghoa di Indonesia sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan untuk menjalani tahun baru dengan penuh berkah, kesehatan, dan kedamaian.

Doa awal Sincia umumnya dilakukan di rumah pada malam pergantian tahun atau pada pagi hari pertama Imlek. Momen ini menjadi pembuka yang sakral sebelum rangkaian kegiatan lainnya, seperti makan bersama keluarga, pembagian angpao, hingga silaturahmi.

Dalam pelaksanaannya, keluarga biasanya menyiapkan meja doa sederhana berisi buah-buahan, teh atau air putih, serta makanan khas Imlek. Di beberapa rumah, lilin merah dan dupa turut dinyalakan sebagai simbol harapan, penerangan, dan penghormatan.

Doa yang dipanjatkan berisi ungkapan terima kasih atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun sebelumnya, serta permohonan agar tahun baru membawa keselamatan, kelancaran rezeki, keharmonisan keluarga, dan dijauhkan dari bencana maupun penyakit.

Selain doa untuk keluarga, sebagian tradisi juga memuat penghormatan kepada leluhur sebagai bentuk menjaga nilai-nilai keluarga, mengenang perjuangan, dan meneruskan kebajikan yang diwariskan.

Masyarakat menilai doa awal Sincia tidak sekadar ritual tahunan, tetapi juga pengingat untuk memulai tahun dengan hati bersih, kata-kata baik, serta semangat baru untuk hidup lebih bijak dan lebih peduli kepada sesama.

Tradisi ini sekaligus menjadi simbol kuatnya harmoni budaya di Indonesia, di mana perayaan Imlek tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga sarat makna spiritual, kebersamaan, dan persaudaraan.

 

 

Komentar