Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:04
NEWS

Ajudan Bupati Basel Tersangka? Propam Turun, Dua Pelaku Diburu

Ajudan Bupati Basel Tersangka? Propam Turun, Dua Pelaku Diburu
Ilustrasi pengeroyokan Mantan Dirut RSUD Basel (Dok Askara)

ASKARA - Kasus dugaan pengeroyokan terhadap mantan Direktur Utama RSUD Bangka Selatan, Muhammad Fauzan, terus berkembang. Kepolisian memastikan satu dari tiga terduga pelaku merupakan ajudan Bupati Bangka Selatan dan kini tengah menjalani pemeriksaan.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan, terduga pelaku yang berstatus ajudan atau ADC (Aide-de-camp) saat ini telah diamankan dan diproses di Polres Bangka Selatan, sekaligus menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung.

“Benar yang bersangkutan ajudan atau ADC. Saat ini sudah di Polres Basel menjalani pemeriksaan,” ujar Agus Arif, Minggu petang (15/2/2026).

Sementara itu, dua terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat. Polisi mengaku terus memburu keduanya agar kasus ini segera terang.

“Dua orang masih dalam pengejaran, semoga segera tertangkap,” kata Agus Arif.

Kapolres menjelaskan, peristiwa bermula ketika pihak terlapor mendatangi Fauzan untuk menanyakan persoalan utang yang disebut telah lama belum diselesaikan. Pembicaraan tersebut kemudian memanas, memicu cekcok mulut hingga berujung pada dugaan penganiayaan.

“Kejadian bermula ketika terlapor mendatangi pelapor untuk menanyakan hutangnya yang sudah lama belum dibayar, hingga terjadi cekcok dan berujung penganiayaan,” ujarnya.

Kasus ini sebelumnya dilaporkan terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, di rumah pribadi Fauzan di Kelurahan Teladan, Toboali, Bangka Selatan.

Informasi yang beredar menyebutkan, dugaan pengeroyokan terjadi di hadapan keluarga korban, termasuk anak, istri, dan orang tua Fauzan. Bahkan salah seorang terduga pelaku dikabarkan sempat mengeluarkan pistol di lokasi kejadian, sehingga situasi makin mencekam.

Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso membenarkan adanya peristiwa tersebut, sekaligus mengonfirmasi dugaan keterlibatan oknum anggota Polri.

“Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Toboali. Salah seorang terduga pelaku adalah oknum Polri,” ujar Agus Sugiyarso, Minggu (15/2/2026).

Polda Babel menyatakan kasus ini tidak hanya ditangani Polres Bangka Selatan, namun juga masuk dalam pengawasan Propam karena menyangkut dugaan pelanggaran disiplin oleh oknum aparat.

“Terkait dugaan keterlibatan oknum Polri sudah ditangani Propam Polda. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan. Jika terbukti melanggar maka akan diambil tindakan tegas,” tegas Agus.

Polisi juga menyebut, situasi di lokasi sempat memancing kehadiran warga sekitar. Beberapa warga disebut membawa balok kayu akibat mendengar keributan.

Dalam keterangannya, polisi menyebut Brigpol R sempat membubarkan warga yang mulai berkumpul agar situasi tidak semakin meluas, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Muhammad Fauzan maupun pihak terkait lainnya masih dalam upaya konfirmasi.

 

Komentar