Rabu, 17 Juni 2026 | 18:41
NEWS

Relawan TRAMP-FMMB Kerja Siang Malam Demi Warga Garoga Bangkit

Relawan TRAMP-FMMB Kerja Siang Malam Demi Warga Garoga Bangkit
TRAMP-FMMB terus memacu pembangunan hunian sementara (huntara) tahap II di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Dok Ismu)

TRAMP - Relawan Yayasan Sosial Kemanusiaan Top Ranger and Mountain Pathfinder (TRAMP) bersama relawan aksi tanggap musibah Forum Masjid Musholla BSD & Sekitarnya (FMMB), terus memacu pembangunan hunian sementara (huntara) tahap II di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Para relawan bekerja siang dan malam agar hunian tersebut dapat segera ditempati warga terdampak bencana.

Huntara yang dibangun TRAMP berana FMMB ini difungsikan sebagai rumah percontohan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Pembangunan dipercepat sebagai bagian dari upaya pemulihan kehidupan warga pascabencana.

Anggota TRAMP yang berada langsung di lokasi, Muhammad Ismukandar Mandji, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan dengan kerja intensif dan kolaborasi lintas pihak.

“Pekerjaan dinding dan lantai kayu, termasuk pengecatan, yang biasanya memakan waktu sekitar dua minggu, kali ini bisa kami selesaikan dalam empat hari,” ujar Ismukandar, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan, percepatan tersebut tidak lepas dari dukungan personel Brimob yang turut membantu khususnya pada proses pengecatan hunian. Sinergi relawan dan aparat di lapangan dinilai sangat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan.

Di lokasi, Ismukandar bekerja bersama Arya Sheva Fadillah dan Simo Bimantoro Jyalito, serta relawan TRAMP lainnya yang terlibat langsung dalam setiap tahapan pekerjaan.

Yayasan TRAMP berharap huntara tahap II ini dapat segera dimanfaatkan warga Garoga sebagai tempat tinggal sementara yang layak, sekaligus menjadi simbol kebangkitan dan solidaritas kemanusiaan di tengah masa pemulihan pascabencana.

 

Komentar