Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28
NEWS

Perhutani Bandung Utara Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Bencana di Kawasan Cikole

Perhutani Bandung Utara Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Bencana di Kawasan Cikole
Perum Perhutani KPH Bandung Utara bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan patroli siaga bencana alam dan pengamanan hutan di kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lembang (Dok Beni)

ASKARA - Perum Perhutani KPH Bandung Utara bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan patroli siaga bencana alam dan pengamanan hutan di kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lembang, BKPH Lembang. Kegiatan ini dilakukan beberapa hari lalu di wilayah hutan Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Patroli gabungan tersebut difokuskan untuk mengantisipasi gangguan keamanan hutan (Gukamhut), potensi bencana alam, serta risiko pohon tumbang yang dapat membahayakan masyarakat dan pengguna kawasan hutan. Kegiatan ini melibatkan unsur BKPH Lembang, Polisi Hutan, serta aparat pembina keamanan hutan.

Patroli dipimpin oleh Kepala BKPH Lembang Cucu Supriatna, Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Lembang Nunung Suhendar, serta Perwira Pembina (Pabin) Polisi Hutan Kompol Jajuli. Turut serta Komandan Regu Polisi Hutan Budi Hartono bersama jajaran anggota Polhut.

Administratur KPH Bandung Utara, Dedy S.J. Mulyanto, secara terpisah menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Perhutani, Pabin Polhut, dan unsur pemerintahan Desa Cikole dalam menjaga kawasan hutan tetap aman dan kondusif.

Menurut Dedy, patroli gabungan ini tidak hanya bertujuan menjaga keamanan kawasan hutan, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan Perhutani kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar hutan. Dalam kegiatan tersebut, petugas turut menyampaikan imbauan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, seperti tanah longsor dan pohon tumbang, khususnya di wilayah Desa Jayagiri dan sekitarnya.

“Keselamatan masyarakat dan kelestarian hutan menjadi prioritas. Karena itu, patroli rutin dan pendekatan persuasif kepada masyarakat terus kami lakukan,” ujar Dedy, Rabu (21/1).

Ia menambahkan, upaya menciptakan kawasan hutan yang aman membutuhkan konsistensi dan kolaborasi lintas sektor, termasuk Polri, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Perhutani juga terus mengajak masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu gangguan keamanan hutan.

Sementara itu, Kompol Jajuli menegaskan dukungan penuh Polri terhadap langkah-langkah Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan di wilayah KPH Bandung Utara. Menurutnya, pengamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara terpadu.

“Sinergi antarinstansi sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan hutan, mengantisipasi bencana, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui patroli gabungan ini, Perhutani berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan dan lingkungan semakin meningkat, sekaligus meminimalkan risiko bencana di kawasan hutan Bandung Utara.

Komentar