Rabu, 22 Juli 2026 | 05:50
NEWS

Prof. Rokhmin Dahuri: Isra Mi'raj Momentum Memperkuat Iman dan Menebar Kebaikan

Prof. Rokhmin Dahuri: Isra Mi'raj Momentum Memperkuat Iman dan Menebar Kebaikan
Prof. Rokhmin Dahuri (dok.dulur Rokhmin)

ASKARA – Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, menyampaikan ucapan penuh makna yang mengajak umat Islam untuk menjadikan peristiwa agung perjalanan Rasulullah SAW sebagai pengingat dan pedoman hidup.  

“Mari kita jadikan momentum perjalanan agung (Isra’ dan Mi’raj) Baginda Rasulullah SAW ini sebagai pengingat untuk terus memperkuat iman dan taqwa, memperbaiki ibadah shalat, dan menebar kebaikan bagi sesama. Semoga keberkahan senantiasa menyertai langkah kita semua,” tutur Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini.

Sebagai seorang tokoh nasional yang aktif di berbagai bidang, Rektor Universitas UMMI Bogor tersebut menekankan bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan sebuah pelajaran spiritual yang relevan sepanjang zaman. Perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha, menjadi simbol kedekatan hamba dengan Sang Khalik, serta penegasan pentingnya ibadah shalat sebagai tiang agama.  

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI),  Prof. Rokhmin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, memperbaiki kualitas diri, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.  

“Isra’ Mi’raj mengajarkan kita bahwa kekuatan iman dan kualitas ibadah adalah fondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan memperbaiki shalat, kita memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Dengan menebar kebaikan, kita memperkuat hubungan dengan sesama manusia,” tambahnya.

Beliau menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Isra Mi’raj, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan naik ke Sidratul Muntaha, mengandung pesan universal tentang ketaatan, kesabaran, dan pengabdian kepada Allah SWT. Menurutnya, pesan tersebut relevan bagi bangsa Indonesia yang tengah berjuang menghadapi tantangan global, baik di bidang ekonomi, lingkungan, maupun sosial budaya.

Peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini diharapkan menjadi titik refleksi bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkokoh ukhuwah, serta menumbuhkan semangat berbagi dan peduli terhadap sesama.  

Sebagai tokoh yang aktif dalam bidang kelautan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan, Prof. Rokhmin menegaskan bahwa spiritualitas tidak boleh dipisahkan dari tanggung jawab sosial. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai dorongan memperkuat kepedulian terhadap sesama, menjaga kelestarian alam, serta membangun ekonomi yang berkeadilan.  

“Semoga Isra Mi’raj 1447 H ini membawa keberkahan bagi seluruh umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadi energi positif untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur,” tutup Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004.

Dalam pesannya, Prof. Rokhmin mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum memperkuat iman, memperdalam makna ibadah, serta meneguhkan komitmen kebangsaan dalam membangun negeri.  

“Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa monumental dalam sejarah Islam, tetapi juga sumber inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas spiritual, moral, dan sosial. Semoga peringatan ini menjadi pengingat bahwa shalat adalah tiang agama sekaligus fondasi peradaban yang berkeadilan dan berkeadaban,” ujar Ketua Dewan Pakar ASPEKSINDO (Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia).

Komentar