Selasa, 21 Juli 2026 | 22:34
NEWS

Prof. Rokhmin Dahuri: Sinergi Nilai Islam dan Empat Pilar Kebangsaan Jadi Kunci Kemajuan Bangsa

Petani Juntinyuat Terima Bantuan Traktor

Prof. Rokhmin Dahuri: Sinergi Nilai Islam dan Empat Pilar Kebangsaan Jadi Kunci Kemajuan Bangsa
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri (dok.askara)

ASKARA – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, mengajak masyarakat untuk senantiasa memperkuat keimanan, menjauhi sifat dengki, serta tidak berputus asa dari rahmat Allah. Menurutnya, kebahagiaan sejati dan prasyarat kemajuan suatu bangsa hanya dapat diraih dengan beriman dan bertakwa agar senantiasa dilimpahi rahmat Allah SWT.  

Hal tersebut disampaikan Prof. Rokhmin Dahuri dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (SOSPILAR) yang digelar di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu (27/12/2025). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa kualitas unggul, akhlak mulia, cinta tanah air, toleransi, ketaatan hukum, serta semangat persatuan dalam keberagaman adalah karakter utama yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia.  

Sebagai Rektor Universitas UMMI Bogor, Prof. Rokhmin menegaskan pentingnya penguatan Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menambahkan, nilai-nilai kebangsaan tersebut tidak bertentangan dengan ajaran Islam, melainkan selaras dengan prinsip keadilan, persatuan, dan kemaslahatan umat.  

“Nilai-nilai kebangsaan harus berjalan seiring dengan pedoman kehidupan berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis,” tegas mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001–2004 itu, dalam rilis yang diterima askara,  Jum'at (2/1/2026).

Prof. Rokhmin berharap, penguatan nilai kebangsaan tidak berhenti pada tataran pemahaman, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang membawa manfaat bagi umat. 

"Sinergi antara nilai Islam, semangat kebangsaan, dan dukungan konkret kepada petani diyakini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat pertanian di Juntinyuat," sebut sekaligus Pembina Pondok Pesantren Al-Muflihin Gebang Ilir Cirebon.

Sebagai wujud nyata kepedulian, kegiatan SOSPILAR dirangkaikan dengan penyaluran bantuan Traktor Roda Empat (TR4) dari Kementerian Pertanian melalui HKTI kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kecamatan Juntinyuat. Bantuan tersebut disambut dengan acara syukuran oleh Gapoktan Juntiweden sebagai ungkapan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah.  

Ketua Gapoktan Juntiweden, Cesnoto, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. Ia berharap traktor roda empat dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian.  

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Namun, kami juga berharap adanya pendampingan lanjutan karena masih banyak petani yang belum memahami mekanisme pengajuan bantuan,” ujarnya.  

Sementara itu, Asropin mewakili Pemerintah Desa Juntiweden turut menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia berharap ke depan bantuan sarana dan prasarana pertanian dapat lebih disesuaikan dengan kebutuhan riil para petani, terutama terkait persoalan irigasi di wilayah hilir yang selama ini memengaruhi hasil pertanian.  

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan penguatan nilai kebangsaan melalui SOSPILAR dapat berjalan seiring dengan penyaluran aspirasi dan bantuan nyata bagi petani. Sehingga, produktivitas meningkat, kesejahteraan masyarakat pertanian di Kecamatan Juntinyuat terus berkembang, dan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin benar-benar terwujud dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Komentar