Rabu, 17 Juni 2026 | 20:54
COMMUNITY

TRAMP Sulap Kayu Illegal Terbawa Banjir Jadi Hunian Korban Bencana

TRAMP Sulap Kayu Illegal Terbawa Banjir Jadi Hunian Korban Bencana
Rumah sementara dan Posko TRAMP-Baznas Tangsel (Dok Ismu)

ASKARA - Relawan Yayasan Sosial Kemanusiaan Top Ranger and Mountain Pathfinder (TRAMP) terus memperkuat langkah tanggap darurat bagi warga terdampak bencana di Desa Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.

Anggota TRAMP Muhammad Ismukandar Mandji, yang berada langsung di lokasi bersama Arya Sheva Fadillah dan Simo Bimantoro Jyalito, menyampaikan bahwa kerja lapangan yang dilakukan tim tidak sia-sia. Sejumlah program strategis kini mulai dijalankan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan masyarakat.

Program prioritas tersebut meliputi pengadaan air bersih melalui pembersihan sumur-sumur warga serta pemasangan instalasi pipa agar air dapat langsung dialirkan ke rumah penduduk. Selain itu, TRAMP juga menyiapkan pemasangan tandon air di titik-titik yang telah ditentukan.

Tak hanya itu, relawan TRAMP juga merencanakan pembukaan posko dapur umum yang akan beroperasi minimal selama satu bulan ke depan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan warga terdampak.

Ismukandar mengungkapkan, pihaknya telah berdiskusi dengan Asisten III Pemerintah Kabupaten setempat yang bertanggung jawab atas penanganan bencana. Hasilnya, pemerintah daerah membuka peluang bagi NGO dan lembaga kemanusiaan untuk membangun hunian sementara (huntara) atau melakukan rehabilitasi rumah warga, sembari menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) yang prosesnya memerlukan waktu cukup lama.

Sebagai bentuk respons cepat, saat ini Yayasan TRAMP tengah menyelesaikan pembangunan hunian sementara dengan memanfaatkan kayu-kayu gelondongan hasil penebangan liar yang terbawa banjir. Material tersebut diolah kembali agar layak digunakan, sehingga dapat segera menyediakan tempat tinggal sementara yang aman bagi warga terdampak.

Langkah ini dinilai penting sebagai antisipasi menghadapi bulan Ramadan dan Hari Raya yang kian dekat, agar masyarakat tidak lagi tinggal di tempat yang rawan dan tidak layak huni.

Selain itu, donasi dari warga Tangerang Selatan melalui Baznas Kota Tangerang Selatan telah siap disalurkan langsung ke program-program lapangan sesuai kebutuhan warga.

Secara resmi, Yayasan Sosial Kemanusiaan TRAMP telah menugaskan tiga relawan tersebut melalui surat tugas yang ditandatangani Ketua Yayasan TRAMP, Achmad Nawir Harahap, pada Senin, 8 Desember 2025. Penugasan ini mencakup asesmen dan penyaluran bantuan di Batang Toru, Sibolga, Pandan, serta kawasan pesisir Tapanuli Tengah.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan, donasi dapat dikirimkan melalui rekening BSI 7895555333 atas nama Yayasan Sosial Kemanusiaan TRAMP. Informasi dan koordinasi bantuan dibuka melalui Nawir (0816-110-2432) dan Syaiful (0812-9544-769).

 

 

Komentar