Selasa, 21 Juli 2026 | 23:00
NEWS

Konferda PDIP Jateng Ricuh, Aksi Walk Out Gagal Goyahkan Ketua Baru

Konferda PDIP Jateng Ricuh, Aksi Walk Out Gagal Goyahkan Ketua Baru
Suasana Konferda PDIP Jateng (Dok Askara)

ASKARA - Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Jawa Tengah yang digelar Sabtu (27/12/2025) berlangsung dinamis. Meski sempat diwarnai aksi walk out (WO) dari salah satu utusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC), agenda politik internal partai berlambang banteng tersebut tetap berjalan lancar hingga tuntas.

Dalam Konferda itu, Dolfie Othniel Frederic Palit secara resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Dari total 34 DPC PDI Perjuangan se-Jateng yang mengikuti Konferda, hanya satu DPC yang menyatakan penolakan terhadap keputusan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarnoputri, terkait pelaksanaan Konfercab dan Konferda secara serentak.

Situasi sempat memanas ketika mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo, disebut mengajak seluruh utusan DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta untuk meninggalkan ruang sidang Konferda. Aksi tersebut memicu spekulasi di kalangan internal partai.

Berdasarkan informasi yang beredar di internal partai, FX Hadi Rudyatmo dikabarkan menolak mekanisme Konfercab dan Konferda serentak. Namun disebutkan pula bahwa penolakan tersebut bisa berubah dengan sejumlah syarat, antara lain agar putranya masuk dalam jajaran struktur kepengurusan baru serta menduduki posisi sekretaris. Informasi ini hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak terkait.

Menanggapi dinamika tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah terpilih, Dolfie Othniel Frederic Palit, menegaskan bahwa susunan kepengurusan baru disusun berdasarkan kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan sosial politik yang kian dinamis.

“Formasi kepengurusan baru ini mencerminkan upaya konsolidasi sekaligus penguatan struktur partai di Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai lumbung suara PDI Perjuangan,” tegas Dolfie.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan disiplin organisasi agar PDI Perjuangan Jateng tetap mampu menjaga kepercayaan rakyat dan memenangkan pertarungan politik ke depan, terlepas dari dinamika yang terjadi dalam forum Konferda.

 

 

Komentar