Kamis, 04 Juni 2026 | 10:50
NEWS

Seruan Aksi Akbar Kepung DPR dan Istana Beredar di Media Sosial

Seruan Aksi Akbar Kepung DPR dan Istana Beredar di Media Sosial
Ilustrasi demo (Dok Pixabay)

ASKARA - Sebuah pesan berantai berisi seruan aksi demonstrasi akbar yang mengajak berbagai elemen masyarakat untuk turun ke jalan beredar luas di sejumlah platform media sosial. Seruan tersebut mengatasnamakan “undangan untuk seluruh rakyat Indonesia” dan menyerukan aksi di berbagai wilayah, termasuk di sekitar Gedung DPR/DPRD, Istana Negara, serta kantor pemerintah daerah.

Dalam pesan yang viral tersebut, pengunggah mengajak mahasiswa, pelajar, buruh, petani, aktivis, tokoh agama, hingga masyarakat umum untuk mengikuti aksi yang disebut akan berlangsung mulai Desember 2025 hingga tahun 2026. Agenda yang disampaikan dalam seruan itu memuat berbagai tuntutan politik dan hukum terhadap sejumlah tokoh nasional.

Sejumlah narasi dalam pesan tersebut juga disertai tautan video, artikel, serta pernyataan yang berisi tudingan serius terkait dugaan pelanggaran hukum, korupsi, dan keabsahan dokumen pejabat negara. Namun hingga kini, klaim-klaim tersebut belum diverifikasi kebenarannya secara independen dan tidak disertai putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Pengamat komunikasi digital Dar Edi Yoga menilai pesan tersebut memiliki ciri propaganda politik dengan bahasa provokatif dan emosional. “Masyarakat perlu bersikap kritis, tidak langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa sumber resmi dan klarifikasi dari lembaga berwenang,” ujarnya di Jakarta, Jumat (26/12).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi pemerintah terkait rencana aksi yang diserukan dalam pesan tersebut. Aparat keamanan sebelumnya kerap mengimbau agar penyampaian pendapat di muka umum dilakukan sesuai ketentuan hukum dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terkonfirmasi serta tetap mengedepankan jalur konstitusional dan hukum dalam menyampaikan aspirasi.

Komentar