Senin, 15 Juni 2026 | 20:28
NEWS

Sebulan Pascabanjir, Polisi Turun Tangan Bersihkan Jalanan Aceh Tamiang

Sebulan Pascabanjir, Polisi Turun Tangan Bersihkan Jalanan Aceh Tamiang
Polisi turun tangan bersihkan lumpur jalan di Aceh Tamiang (Dok Div Humas Polri)

ASKARA - Hampir sebulan setelah banjir melanda Kabupaten Aceh Tamiang, dampak bencana masih dirasakan warga. Selain lumpur yang mengering di sejumlah titik, debu beterbangan di ruas jalan protokol kini menjadi keluhan utama masyarakat karena mengganggu aktivitas dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Merespons kondisi tersebut, Polri melakukan pembersihan dan penyiraman jalan protokol di Aceh Tamiang pada Kamis (25/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk menekan debu sisa lumpur banjir yang beterbangan akibat aktivitas lalu lintas kendaraan.

Pasimin Yon Batalyon B Pelopor Korbrimob Polri, Ipda Suyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat pascabanjir.

“Pembersihan dan penyiraman jalan ini bertujuan meminimalisir debu dari sisa lumpur banjir, agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman dan aman,” ujar Ipda Suyanto.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan petugas kesehatan Polri yang bersiaga dan berkeliling memantau kondisi warga di wilayah terdampak banjir. Dari hasil pemantauan, ditemukan banyak keluhan kesehatan, terutama gangguan pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Sebagai respons, tim dokter Polri telah memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan kepada warga. “Dokter Polri memberikan obat-obatan, seperti obat batuk, pilek, hingga penurun demam sesuai keluhan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Bidokkes Polda Jawa Barat yang menjalankan tugas BKO di Polda Aceh, Ipda dr. Meyrina Dwi Yanti, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi lingkungan yang masih berdebu.

“Kami mengimbau warga agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan rutin mengonsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,” katanya.

Melalui upaya pembersihan infrastruktur dan layanan kesehatan yang berkelanjutan, Polri berharap dampak pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang dapat segera teratasi, sehingga kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat berangsur pulih.

 

 

Komentar