Kamis, 18 Juni 2026 | 00:54
NEWS

Satpol PP Jaktim Siaga Nataru, 176 Gereja Jadi Prioritas Pengamanan

Satpol PP Jaktim Siaga Nataru, 176 Gereja Jadi Prioritas Pengamanan
Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong (Dok Erfan)

ASKARA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memastikan kesiapan penuh dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Fokus utama pengamanan diarahkan pada rumah ibadah dan titik-titik vital demi menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, menyampaikan hal tersebut kepada awak media pada Rabu (17/12/2025) di ruang kerjanya. Ia menegaskan bahwa pengamanan Nataru merupakan agenda rutin tahunan yang membutuhkan persiapan matang, evaluasi menyeluruh, serta koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, Satpol PP Jakarta Timur akan mengamankan sekitar 176 gereja yang tersebar di 10 kecamatan dan 65 kelurahan. Setiap gereja akan ditempatkan personel dengan penanggung jawab masing-masing serta sistem monitoring yang terintegrasi.

“Semua gereja akan kami tempatkan personel. Jika ada potensi gangguan, laporan langsung masuk dan segera kami tindaklanjuti,” ujar Muhammadong.

Pengamanan dilakukan dengan sistem penugasan floating yang diperketat agar tidak terjadi kekosongan personel di lapangan. Ia menekankan pentingnya disiplin dan kesiapsiagaan anggota selama bertugas.

Terkait jumlah personel, Satpol PP Jakarta Timur memiliki sekitar 1.000 personel, dengan estimasi 300 hingga 500 personel akan diterjunkan selama Nataru, menyesuaikan tingkat kerawanan wilayah.

Pengamanan Nataru juga melibatkan koordinasi dengan TNI, Polri, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan. Selain itu, Satpol PP akan mengikuti apel kesiapsiagaan tingkat Provinsi DKI Jakarta di Monas dan apel tingkat kota yang dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Timur.

Muhammadong turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ketertiban umum. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting mengingat keterbatasan jumlah aparat.

Menatap tahun 2026, ia berharap tercipta kondisi Jakarta Timur yang aman, tertib, dan nyaman, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan sebagai bentuk kontrol sosial demi peningkatan kinerja Satpol PP.

 

 

Komentar