Dirjen PSDKP: Inovasi Bukan Seremoni, ini Nafas Organisasi
ASKARA - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan secara resmi mengumumkan para pemenang Lomba Inovasi Ditjen PSDKP Tahun 2025 pada kegiatan penutupan yang digelar Selasa (16/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan budaya kerja inovatif dan adaptif di lingkungan Ditjen PSDKP.
Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi melalui gagasan dan terobosan inovatif.
Menurutnya, inovasi merupakan kebutuhan mendasar organisasi dalam menjawab tantangan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang semakin dinamis dan kompleks.
“Inovasi adalah nafas organisasi. Tanpa inovasi, organisasi akan tertinggal. Setiap terobosan harus mampu menjawab persoalan nyata di lapangan,” ujar Dirjen PSDKP.
Pada Kategori Sumbang Saran, juara pertama diraih oleh Lutfi Felianie dari Direktorat Pengawasan dan Operasi Armada (POA) melalui inovasi “Kalkulator Valuasi”. Juara kedua diraih Reynaldi dari Setditjen dengan inovasi “Menteri Semut”, sedangkan juara ketiga diraih Yogi Putranto dari Satgas Batik PSDKP Cilacap.
Untuk Kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT), inovasi “STRIKE” dari PSDKP Benoa berhasil meraih juara pertama. Juara kedua ditempati inovasi “SEDAP” dari PSDKP Tual, dan juara ketiga diraih inovasi “TEMAN SLO” dari PSDKP Cilacap.
Sementara itu, pada Kategori Unit Kerja Pusat, inovasi “SALMON KILAT” dari Direktorat POA keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih inovasi “SAPA RIKSA” dari Direktorat PSDP, dan juara ketiga ditempati inovasi “MAGANG BERDAMPAK” dari Setditjen.
Plt. Sekretaris Ditjen PSDKP, Saiful Umam, menegaskan bahwa lomba inovasi ini merupakan ruang strategis untuk mendorong partisipasi aktif pegawai dalam peningkatan kinerja organisasi. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi agar tidak berhenti pada kompetisi semata.
“Manajemen berkomitmen mendorong agar setiap inovasi dapat diimplementasikan dan direplikasi sehingga memberi dampak nyata bagi organisasi,” ujar Saiful Umam.
Dalam kesempatan tersebut, Saiful Umam juga menyampaikan apresiasi kepada Katimja SDM Aparatur dan Organisasi, Purihitajati Widodo, bersama tim pengelola Verdy Azhar dan Agung Danu Wibowo yang telah mengawal pelaksanaan lomba sejak tahap perencanaan hingga penutupan.
Apresiasi turut disampaikan kepada Tim Juri Lomba Inovasi Ditjen PSDKP 2025 yang telah menjalankan tugas secara profesional dan objektif, terdiri atas Purihitajati Widodo dan Tomi Budi Mulianto sebagai moderator; Nugroho Aji dan Suharta sebagai ahli pengawasan SDKP; Nuryansyah Adijaya, M.Pd dari Universitas Borobudur serta Nurul Chamidah, S.Sos.I., M.I.K dari Universitas Pertahanan sebagai akademisi; Sri Prayoto sebagai praktisi inovasi; serta Nurkhasanah dan Kumala Sulistyaningrum.
“Peran tim juri sangat krusial dalam menjaga kualitas dan kredibilitas lomba inovasi ini,” kata Saiful Umam.
Melalui Lomba Inovasi Ditjen PSDKP 2025, Ditjen PSDKP berharap inovasi tidak hanya melahirkan ide, tetapi menjadi budaya kerja berkelanjutan dalam mendukung pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.

Komentar