Presiden Prabowo Santap Makanan Pengungsi di Dapur Umum, Pastikan Pemulihan Aceh Berjalan Cepat
ASKARA - Presiden Prabowo Subianto kembali mengunjungi Aceh untuk memastikan seluruh proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden meninjau dapur umum dan bahkan turut menyantap hidangan yang disajikan untuk para pengungsi, Minggu (7/12).
Di dapur umum yang dikelola tim gabungan TNI, Polri, dan relawan, Presiden Prabowo mencicipi menu sederhana berupa nasi putih, ikan tongkol, dan sayur. Usai menyantap hidangan tersebut, Presiden tampak puas dan mengapresiasi kerja keras para petugas yang memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi.
“Saya ingin memastikan langsung kelayakan makanan dan kecukupan gizi bagi masyarakat di lokasi pengungsian,” ujar Presiden.
Selain memastikan distribusi pangan aman, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat memulihkan infrastruktur vital, terutama bendungan dan jaringan irigasi, yang menjadi sumber kehidupan ribuan petani Aceh. Ia menekankan bahwa pemulihan sektor ini sangat penting agar aktivitas pertanian dapat segera kembali berjalan.
Dalam situasi darurat seperti ini, pemerintah juga mengambil langkah luar biasa dengan menghapus Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi warga terdampak bencana. Presiden menyebut langkah tersebut sebagai bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat yang menghadapi kondisi force majeure.
“Saya memahami betapa berat beban para pelaku usaha. Karena situasi yang kita hadapi termasuk force majeure, pemerintah memutuskan untuk menghapuskan KUR bagi warga terdampak,” tegasnya.
Presiden juga meyakinkan bahwa stok pangan di Aceh tetap aman, sehingga stabilitas pasokan dan ketahanan pangan masyarakat dapat segera pulih.
“Pemulihan bukan hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan rasa aman, harapan, dan kekuatan masyarakat Aceh,” ujar Presiden.
Kunjungan ini menjadi bukti komitmen pemerintah pusat untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari bencana.

Komentar