Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:04
NEWS

Akhmad Munir Ajak Dewan Pers Perkuat Kebersamaan Menuju HPN 2026 yang Inklusif

Akhmad Munir Ajak Dewan Pers Perkuat Kebersamaan Menuju HPN 2026 yang Inklusif
Ketua Dewan Pers lakukab salan komando dengan Ketua Umum PWI Pusat di Kebon Sirih, Jakarta Pusat (Dok Humas PWI)

ASKARA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadikan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sebagai momentum bersama seluruh insan pers Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam pertemuan resmi dengan jajaran Dewan Pers yang dipimpin oleh Ketua Dewan Pers, Prof. Komarudin Hidayat.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Munir mengajak Dewan Pers serta seluruh konstituennya untuk bergandeng tangan menyukseskan rangkaian HPN 2026. “HPN bukan milik satu organisasi saja, melainkan milik seluruh wartawan Indonesia. Karena itu kami mendorong kolaborasi erat dengan Dewan Pers, agar HPN 2026 benar-benar menjadi milik semua,” tegas Munir.

Didampingi Wasekjen PWI Pusat Iskandar Zulkarnain dan Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Marah Sakti Siregar, Akhmad Munir sekaligus menyerahkan undangan resmi Kick Off HPN 2026 kepada Dewan Pers. Ia menekankan bahwa perhelatan ini harus menjadi ruang inklusif yang mempertemukan semua pilar pers tanpa sekat organisasi, usia, maupun platform media.

Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara itu menilai kolaborasi dengan Dewan Pers sangat penting guna menjawab berbagai tantangan dunia media yang terus berkembang, mulai dari transformasi digital hingga isu kualitas jurnalisme.

Ketua Dewan Pers, Prof. Komarudin Hidayat, menyambut positif ajakan tersebut. Ia menegaskan kesiapan Dewan Pers dan seluruh konstituennya untuk berperan aktif dalam menyukseskan HPN 2026. “Dewan Pers mendukung penuh upaya PWI. HPN harus menjadi ajang peningkatan kualitas jurnalisme sekaligus memperkuat peran pers dalam kehidupan publik,” ujarnya.

Komarudin juga mengusulkan agar HPN ke depan dikemas lebih partisipatif dengan pelibatan langsung seluruh konstituen Dewan Pers. Dengan demikian, HPN dapat benar-benar menjadi milik semua komunitas pers Indonesia.

Menutup pertemuan, Komarudin mengingatkan pentingnya insan pers memikirkan agenda besar yang dapat memberi kontribusi nyata bagi bangsa. “Pers harus hadir tidak hanya sebagai pengawal demokrasi, tetapi juga sebagai sumber gagasan besar untuk kemajuan Indonesia,” katanya.

Pertemuan ini turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Anggota Dewan Pers Abdul Manan, Rosarita Niken Widiastuti, dan Yogi Hadi Ismanto.

 

Komentar