Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:12
NEWS

Pekan Kebudayaan Daerah Papua Selatan 2025 Resmi Ditutup, Gubernur Dorong Skala Event Lebih Besar

Pekan Kebudayaan Daerah Papua Selatan 2025 Resmi Ditutup, Gubernur Dorong Skala Event Lebih Besar
Gubernur Papua Selatan resmi menutup Pekan Kebudayaan Daerah Papua Selatan 2025 (Dok Biro Humas PPS)

ASKARA - Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Papua Selatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan sejak 14 hingga 16 Oktober 2025 di GOR Hiad Sai Merauke resmi ditutup pada Kamis (16/10). Penutupan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan lintas budaya.

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi wadah pelestarian serta promosi seni dan budaya daerah. Ia berharap, penyelenggaraan PKD di masa mendatang dapat digarap dengan skala lebih besar, bahkan melibatkan provinsi-provinsi lain di Indonesia.

“Saya berharap tahun depan event seperti ini bisa lebih besar lagi, dengan mengundang provinsi lain agar kebudayaan Papua Selatan semakin dikenal luas,” ujar Apolo Safanpo yang hadir didampingi Sekda Papua Selatan yang baru dilantik, Ferdinandus Kainakaimu.

Apolo juga menekankan pentingnya kreativitas dinas teknis dalam mengembangkan program kebudayaan agar nilai-nilai luhur seni dan budaya lokal tidak hanya dikenal masyarakat Papua Selatan, tetapi juga dapat disuarakan ke seluruh nusantara. “Kebudayaan mengandung nilai-nilai kemanusiaan universal. Tidak ada batas suku, agama, etnis, atau golongan — semua bisa bersatu dalam kebudayaan,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Gubernur Apolo menyerahkan uang pembinaan sebesar Rp25 juta kepada perwakilan empat kabupaten di wilayah Papua Selatan, yakni Kabupaten Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel.

Penutupan PKD Papua Selatan 2025 ditandai dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis oleh Gubernur Apolo Safanpo, dilanjutkan dengan acara santai bertajuk Kopi Senja yang menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah, seniman, dan masyarakat.

Koordinator Sanggar Ukir Asmat, Wiro Bakpai, turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Selatan atas dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan Pak Gubernur. Ini menjadi semangat bagi para pelaku seni untuk terus berkarya,” ujarnya.

 

 

Komentar