PDDI DKI Kukuhkan Pengurus Baru, Dorong Donor Darah Jadi Budaya Warga Jakarta
ASKARA - Aula Serba Guna Utama Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Sabtu (20/9/2025), dipenuhi suasana penuh semangat kemanusiaan. Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DKI Jakarta resmi melantik pengurus cabang se-DKI Jakarta yang bertepatan dengan perayaan HUT ke-47 organisasi tersebut.
Sejak berdiri pada 1978 atas prakarsa Djilis Tahir, Masri Rustam, dan Herman Susilo, PDDI hadir dengan misi mulia untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia. Momentum pelantikan pengurus cabang kali ini menjadi pengingat bahwa semangat itu tetap hidup dan terus digelorakan hingga kini.
Ketua PDDI DKI Jakarta, Irjen Pol (P) Drs. Pudji Hartanto, MM, menegaskan bahwa amanah yang diemban para pengurus bukan sekadar jabatan. “Pelantikan ini bukan hanya acara seremonial. Ini adalah panggilan kemanusiaan. Setetes darah mampu menyelamatkan nyawa. Mari kita jadikan donor darah sebagai budaya, kebiasaan sehat, dan kebanggaan warga Jakarta,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta. Wakil Ketua PDDI DKI, Mohammad Dawam, turut memberikan dukungan penuh pada komitmen tersebut.
Selama ini, PDDI dikenal aktif menggelar berbagai program kreatif seperti Goes to School dan Goes to Campus yang menyasar pelajar serta mahasiswa. Program tersebut bertujuan membentuk kebiasaan donor darah sejak usia muda, sekaligus mencetak generasi pendonor yang peduli terhadap kebutuhan stok darah di ibu kota.
“Bayangkan bila generasi muda rutin donor darah, ketersediaan stok darah di Jakarta akan selalu terjaga,” kata Pudji. Ia menambahkan bahwa kebiasaan tersebut juga memberikan manfaat kesehatan sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial di kalangan remaja dan mahasiswa.
Momentum perayaan ulang tahun ke-47 menjadi refleksi dan energi baru bagi PDDI DKI Jakarta. Ke depan, organisasi ini berkomitmen memperluas jejaring kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), pemerintah daerah, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat demi memperkuat gerakan kemanusiaan.
“PDDI bukan sekadar organisasi, tetapi sebuah gerakan sosial yang harus melekat di hati warga Jakarta,” tegas Pudji. Dengan mengusung slogan “Donor darah itu keren. Donor darah itu gaya. Donor darah itu kita!”, PDDI optimistis pengurus baru mampu menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan kebanggaan warga ibu kota.

Komentar