Intan Jaya Bangkit! Merah Putih Kokoh Lawan Bayang OPM
ASKARA - Pengibaran Sang Saka Merah Putih dalam upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Intan Jaya, Papua, adalah momen yang sarat makna. Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir, rakyat dapat merayakan kemerdekaan di lapangan terbuka, tepat di jantung Sugapa, tanpa dihantui rasa takut.
Kirab bendera sepanjang 230 meter yang melibatkan anak-anak sekolah, mama-mama Papua, dan masyarakat bersama TNI-Polri, hingga pembentangan bendera raksasa berbentuk angka “80”, bukan sekadar perayaan. Itu adalah pernyataan lantang: Papua adalah bagian sah dari Indonesia, dan rakyatnya ingin merasakan kedamaian serta kebanggaan yang sama seperti daerah lain.
Namun, euforia ini tidak boleh berhenti pada simbol dan seremoni semata. Merdeka bukan hanya soal mengibarkan bendera, melainkan juga memastikan kehadiran negara yang nyata: menghadirkan keamanan yang berkelanjutan, layanan kesehatan yang memadai, pendidikan yang merata, serta kesejahteraan ekonomi yang menyentuh masyarakat hingga ke kampung-kampung terpencil.
Intan Jaya telah menunjukkan keberanian dan tekad untuk berdiri tegak bersama Merah Putih. Kini giliran pemerintah pusat dan seluruh elemen bangsa untuk meneguhkan komitmen: menjadikan Papua tidak lagi sebagai daerah pinggiran, melainkan bagian utuh yang sejajar dalam pembangunan nasional.
Merah Putih yang berkibar di langit Intan Jaya harus dijaga, bukan hanya oleh aparat keamanan, tetapi juga oleh keadilan, kesejahteraan, dan kasih sayang negara. Hanya dengan itu, Papua akan benar-benar merasakan arti kemerdekaan yang sejati.

Komentar