Rabu, 17 Juni 2026 | 18:07
NEWS

Tarian Persatuan di Istana: Prabowo Ikut Joget Bersama Rakyat di HUT ke-80 RI

Tarian Persatuan di Istana: Prabowo Ikut Joget Bersama Rakyat di HUT ke-80 RI
Para menteri ikut joget bersama rakyat di HUT ke-80 RI (Dok Setpres)

ASKARA -  Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025), tak hanya menjadi saksi khidmatnya detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Di tempat inilah pula muncul momen penuh kehangatan ketika Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke lapangan dan ikut berjoget bersama masyarakat, pasukan TNI-Polri, hingga jajaran menteri.

Awalnya, suasana tampak masih formal seusai upacara utama peringatan detik-detik proklamasi. Namun, segalanya berubah saat alunan lagu daerah “Tabola Bale” menggema di lapangan Istana. Lagu yang riang itu seolah menyulut semangat kebersamaan. Pasukan TNI dan Polri yang baru saja berdiri tegap, serentak bergerak mengikuti irama. Para tamu undangan pun larut, sebagian berdiri dari kursinya untuk ikut bergoyang.

Tak lama, beberapa menteri terlihat berlari ke tengah lapangan. Menteri Sekretaris Negara sekaligus Ketua Panitia HUT ke-80 RI, Prasetyo Hadi, bahkan tampak begitu antusias, bergabung bersama masyarakat untuk berjoget bersama.

Puncak suasana pecah ketika Presiden Prabowo Subianto berdiri dari kursinya. Dengan senyum lebar, ia berjalan ke lapangan, bergoyang kecil mengikuti irama musik, lalu melambaikan tangan ke arah warga yang bersorak menyambutnya. Didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Prabowo benar-benar melebur dalam euforia rakyat.

“Presiden, Presiden!” teriak sejumlah warga sambil mengabadikan momen dengan ponsel. Sorak-sorai semakin riuh saat Prabowo menyalami beberapa warga yang berdesakan mendekat.

Bagi banyak orang, momen sederhana itu justru menjadi simbol penting. Di hari ulang tahun kemerdekaan ke-80, Istana bukan hanya panggung resmi kenegaraan, melainkan juga ruang kebersamaan di mana presiden, pejabat, dan rakyat bisa berdiri sejajar, menari dalam satu irama.

Tak hanya berjoget, rangkaian perayaan di Istana Merdeka juga menampilkan beragam pertunjukan seni dari berbagai daerah. Tari Bali, pencak silat, hingga atraksi pacu jalur khas Riau membuat suasana semakin meriah. Penampilan kelompok Togak Luan yang berbaris membentuk perahu panjang dengan bocah pacu jalur di atasnya menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian. Presiden Prabowo bahkan tampak tersenyum lebar menyaksikan atraksi itu sambil ikut menggoyangkan tubuhnya mengikuti irama.

Rangkaian peringatan HUT RI ke-80 tahun ini sendiri diawali dengan kirab bendera Merah Putih dan naskah Proklamasi dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka. Prosesi kirab menghadirkan pasukan berkuda serta peserta dengan busana adat khas kerajaan Nusantara, menambah khidmat dan nuansa persatuan.

Hari kemerdekaan kali ini belum berakhir. Setelah upacara penurunan bendera di sore hari, malamnya masyarakat akan kembali disuguhi pesta rakyat di Monas dan karnaval kemerdekaan yang membentang dari Monumen Nasional, Jalan Thamrin, Bundaran HI, hingga kawasan Semanggi.

Namun bagi banyak warga yang hadir di Istana, momen paling membekas justru sederhana: melihat presiden ikut bergoyang bersama rakyatnya. Sebuah tarian persatuan yang seolah menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tak hanya tentang upacara, melainkan juga kebersamaan.

 

 

Komentar