Marsma TNI Fajar Ardianto dalam Kenangan Sahabat, Sempat Rencanakan Klub Dirgantara
ASKARA - Marsekal Pertama TNI Fajar Ardianto gugur dalam tugas setelah pesawat latih yang ia tumpangi mengalami kecelakaan di wilayah Bogor, Minggu pagi (3/8/2025). Jenazah almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur, pada Senin (4/8/2025). Prosesi pemakaman diawali dengan penerbangan jenazah menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma pada pukul 06.30 WIB.
Salah satu sahabatnya, Dar Edi Yoga, mengungkapkan terakhir kali bertemu dengan almarhum pada 18 Juni lalu. Dalam pertemuan yang berlangsung di Juntos Bar & Grill, Jakarta, Marsma Fajar terlihat penuh semangat saat berbagi cerita tentang masa dinasnya, capaian karier, serta rencana besarnya: membentuk klub pencinta dirgantara.
"Waktu itu kami ngobrol panjang sambil menikmati cerutu. Beliau sangat antusias bercerita tentang rencananya membentuk komunitas pecinta dirgantara, agar generasi muda semakin mengenal dunia kedirgantaraan," kenang Dar Edi Yoga, Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia, Minggu (3/8).
Rasa kehilangan juga dirasakan oleh CEO Juntos Bar & Grill, Aryanto Setiabudi, yang akrab disapa Toto.
"Kami kehilangan seorang sahabat Juntos," ungkap Toto dengan nada haru. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi hangat yang bersahaja, yang tak segan berbagi cerita dan semangat di tengah suasana santai Juntos.
Marsma Fajar dikenal luas sebagai perwira yang rendah hati namun berkomitmen tinggi pada pengabdian. Sosoknya menginspirasi banyak rekan dan junior di lingkungan TNI AU maupun kalangan sipil.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, institusi, dan para sahabat yang pernah bersinggungan dengan semangat juangnya.
Selamat jalan, Komandan.
Langit kini menjadi rumahmu yang abadi.

Komentar