Mahasiswa LSPR Luncurkan Booklet 'Gebyar UMKM Condet' Angkat Budaya Betawi dan Digitalisasi UMKM
ASKARA – Mahasiswa Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta dari kelas PRDC 1 SP Batch 26 resmi meluncurkan booklet bertajuk “Jelajah Harta Karun Kampung Betawi Condet” sebagai bagian dari program “Gebyar UMKM Condet”. Peluncuran ini menandai upaya konkret dalam mendokumentasikan kekayaan budaya Betawi, pemberdayaan UMKM, serta transformasi digital di wilayah Condet, Jakarta Timur.
Booklet ini merangkum rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 1 Juni 2025 di Balai Budaya Condet, termasuk kampanye budaya “Ngider ke Sekolah”, pelatihan digital “Nyok Kembangin UMKM Kite”, bazar kuliner Betawi, hingga pertunjukan seni lokal. Selain itu, booklet ini menyajikan panduan praktis seputar digital marketing bagi UMKM, seperti cara membuat akun Instagram bisnis, menggunakan Canva untuk promosi, hingga tips membuat konten visual menarik.
Camat Kramat Jati, Mujiono, S.Pd., M.Hum., mengapresiasi peluncuran booklet tersebut. “Programnya terasa hidup karena hasilnya nyata. Booklet ini sangat membantu UMKM agar lebih paham cara berjualan dan promosi lewat media digital. Isinya sederhana, tapi bermanfaat semua,” ujarnya.
Dosen Ilmu Komunikasi LSPR Jakarta, Rizka Septiana, M.Si., turut menyampaikan kebanggaannya terhadap karya para mahasiswa. “Mereka menunjukkan bahwa ilmu komunikasi bisa diwujudkan dalam bentuk nyata yang membantu UMKM tumbuh lewat pendekatan digital yang sederhana dan aplikatif,” katanya, dalam keterangan yang diterima, Senin (28/7).
Ketua pelaksana acara, Hanum Cahya Kinanthi, menambahkan bahwa booklet ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang. “Lewat booklet ini, semoga makin banyak UMKM yang bisa belajar dan berkembang bersama teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Condet, Dicky Arfansuri, S.Pd., menyebut booklet ini sebagai panduan praktis yang sangat bermanfaat bagi pelaku usaha lokal. “Kolaborasi seperti ini bikin wilayah kami makin semangat. Apalagi hasilnya bisa langsung dibaca dan digunakan oleh warga,” katanya.
Booklet “Gebyar UMKM Condet” tersedia dalam bentuk cetak dan digital, dan akan didistribusikan ke komunitas lokal, sekolah, serta para pelaku UMKM yang terlibat dalam program ini. Peluncuran ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pelestarian kuliner khas Betawi sekaligus mendorong digitalisasi UMKM secara berkelanjutan.

Komentar