Rekaman CCTV Bocor! Detik-detik Penjaga Kos Intip Kamar Diplomat Sebelum Tewas
ASKARA - Rekaman CCTV mengungkap gerak-gerik mencurigakan penjaga kos Gondia International Guest House, tempat Diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39), ditemukan tewas tak wajar pada Selasa pagi (8/7). Penjaga indekos bernama Siswanto itu terekam dua kali mengintip kamar Arya pada tengah malam dan menjelang subuh, sebelum jenazah sang diplomat ditemukan dengan kepala terlilit lakban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyebut, aksi penjaga kos tersebut dilakukan atas permintaan istri korban yang sejak dini hari kehilangan kontak dengan Arya.
"Istrinya minta penjaga kos ngecek karena HP suaminya mati,” jelas Ade Ary saat dikonfirmasi, Sabtu (12/7).
Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi sebelumnya juga menyampaikan bahwa istri Arya terus berusaha menghubungi sang suami sejak pukul 05.00 WIB, namun tak mendapat respons hingga pagi hari.
Rangkaian Rekaman CCTV:
Rekaman CCTV Gondia International Guest House memperlihatkan kronologi peristiwa sebelum Arya ditemukan tewas:
Senin (6/7), pukul 23.24 WIB, Arya keluar kamar membuang sampah. Ia mengenakan kemeja dan celana panjang hitam.
Selasa (7/7), pukul 00.27 WIB, Siswanto yang hanya mengenakan sarung, menengok kamar Arya dari jendela sambil berbicara lewat telepon. Ia berjalan ke tempat sampah dan kembali lagi menengok kamar Arya.
Pukul 05.20 WIB, Siswanto kembali terlihat menghampiri kamar Arya, berhenti dan kembali menengok dari jendela.
Pukul 07.37 WIB, Siswanto datang bersama seseorang, mencongkel jendela kamar Arya, lalu membuka pintu dari dalam dan menemukan jenazah Arya.
Jenazah ditemukan dengan kepala dan wajah tertutup lakban kuning secara rapat. Tidak ditemukan tanda kekerasan luar, dan hasil autopsi masih menunggu analisis toksikologi dan histopatologi.
Penjaga Kos Stres Diperiksa Polisi
Penjaga kos, Siswanto, diketahui mulai merasa stres usai bolak-balik diperiksa polisi. Hal itu diceritakan oleh Andi, penjaga toko vape yang satu bangunan dengan lokasi indekos Gondia.
"Dia curhat, stres ditanyain terus, dia enggak tahu apa-apa,” kata Andi, Sabtu (12/7).
Andi juga mengonfirmasi bahwa sosok yang terlihat dalam rekaman CCTV adalah Siswanto. Ia menyebut Siswanto tampak gugup dan ketakutan saat terakhir kali dijemput beberapa orang yang belum diketahui identitasnya.
"Dia sambil ngelihatin pas cabut, kaya ketakutan,” ujar Andi.
Siswanto sendiri belum memberikan keterangan langsung kepada jurnalis. Ia menjadi satu-satunya orang yang membuka pintu kamar korban setelah dihubungi istri Arya dan mendapati tak ada respons dari dalam.
Polisi menyatakan masih terus mendalami penyebab kematian Arya, termasuk menganalisis lakban yang membungkus kepala korban. Diketahui, ditemukan sidik jari milik Arya di permukaan lakban tersebut.

Komentar