Notaris Sidah Alatas Ditemukan Tewas Terikat di Sungai Citarum, Diduga Korban Pembunuhan
ASKARA - Warga Tirta Mas Residen Blok B, Taman Cimanggu, Kota Bogor, digegerkan dengan kabar ditemukannya jenazah salah satu warganya, Sidah Alatas (60), dalam kondisi mengenaskan. Jenazah Sidah ditemukan mengapung di Sungai Citarum, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, dalam kondisi terikat batu, Rabu (3/7/2025).
Sebelumnya, wanita yang berprofesi sebagai notaris dan bernama lengkap Syarifah Sidah Alatas itu, dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Senin (1/7/2025). Ia terakhir terlihat meninggalkan rumah seorang diri pada pukul 04.00 WIB, mengendarai mobil Honda Accord putih dengan nomor polisi F 1573 ABO. Setelah itu, korban tak lagi memberikan kabar, hingga akhirnya dilaporkan hilang ke Polsek Tanahsareal dan informasi orang hilang menyebar di media sosial.
Kabar duka datang saat jenazah seorang perempuan ditemukan dalam kondisi membusuk di Sungai Citarum. Ketua RT 006/003 Kedung Waringin, Deni, mengatakan bahwa ia mendapat informasi dari Polsek Kedungwaringin mengenai penemuan mayat pada Kamis (3/7) sore. Polisi kemudian melakukan identifikasi melalui sidik jari, dan hasilnya cocok dengan data Sidah Alatas di Polda Metro Jaya.
“Saya hanya diinfokan dari petugas kepolisian, katanya korban 338 (pembunuhan), namun motifnya apa kami belum tahu,” ujar Deni, dikutip dari ntvnews.id.
Kondisi jasad korban saat ditemukan juga memperkuat dugaan pembunuhan. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuwana Putra, menyampaikan bahwa jenazah ditemukan dalam keadaan tidak wajar dan diduga kuat menjadi korban pembunuhan. “Kita masih lidik termasuk motif dan pelakunya,” kata Agta saat dihubungi Jumat (4/7/2025).
Adik korban, Hasan Alatas, mengonfirmasi bahwa bagian kaki kakaknya terikat dan diberi pemberat batu, diduga untuk menenggelamkan jasad agar tidak ditemukan. Namun, arus sungai akhirnya membawa jasad mengapung dan ditemukan warga.
“Yang saya tahu itu diikat dengan batu supaya di sungai nggak gerak, supaya tenggelam. Tetapi akhirnya gerak juga dan ditemukan masyarakat. Wajahnya pun sudah hampir nggak bisa dikenali,” ujar Hasan.
Jenazah almarhumah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi. Hari ini, Jumat (4/7/2025), jenazah akan dimakamkan oleh keluarga. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kematian tragis Sidah Alatas.

Komentar