Senin, 15 Juni 2026 | 21:58
COMMUNITY

Walikota Salatiga Apresiasi Pawai Ta'aruf Salatiga Bernuansa Islami

Walikota Salatiga Apresiasi Pawai Ta'aruf Salatiga Bernuansa Islami
Walikota Salatiga Robby Hernawan terima panitia Pawai ta'aruf

ASKARA - Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menyambut positif rencana Pawai Ta’aruf Tahun Baru Islam yang digagas Panitia Hari Besar Islam (PHBI). Dalam audiensi bersama Ketua PHBI, Sidqon Efendi, Rabu (25/6), Robby mendorong agar kegiatan ini dikemas meriah, melibatkan unsur seni dan budaya lokal yang bernapaskan Islam demi memperkuat identitas kultural Salatiga.

Wali Kota Dukung Pawai Ta'aruf Bernuansa Islami

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG, menerima audiensi Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga, Sidqon Efendi, di ruang kerjanya, Rabu (25/6/25). Pertemuan tersebut membahas rencana kegiatan Pawai Ta’aruf dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H.

Dalam audiensi tersebut, Sidqon Efendi menyampaikan bahwa pawai ta’aruf akan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK/RA), sekolah dasar (SD/MI), sekolah menengah (SMP dan SMA), hingga mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Ia juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kota Salatiga dapat memberikan dukungan penuh demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan tersebut.

“Pawai ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi antar sekolah dan masyarakat, tapi juga sebagai momentum syiar Islam yang positif dan menggembirakan,” ujar Sidqon. “Karena itu, kami sangat berharap dukungan dari Bapak Wali Kota agar pelaksanaannya bisa optimal,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Salatiga menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungannya. Menurut dr. Robby Hernawan, pawai ta’aruf adalah bentuk kegiatan yang bisa membangun semangat kebersamaan dan memperkuat identitas keislaman di tengah masyarakat yang majemuk. Ia pun menyarankan agar pawai tidak sekadar menjadi ritual tahunan yang bersifat seremonial.

“Saya kira seharusnya pawai ini bisa meriah karena ini memperingati tahun baru Islam. Kegiatan pawai bisa dikemas dalam nuansa Islami dengan kolaborasi bersama sanggar tari, seni, dan budaya supaya lebih menarik,” kata Robby.

Ia menekankan pentingnya pendekatan yang kreatif dan partisipatif dalam pelaksanaan acara. Wali Kota menyarankan agar panitia menggandeng sanggar-sanggar seni di Kota Salatiga untuk menampilkan pertunjukan Islami yang bernilai edukatif dan inspiratif. Salah satu ide yang ditawarkannya adalah pertunjukan kolosal bernuansa Islami dari para penari lokal.

“Pawai ta’aruf ini sebaiknya juga menjadi ruang ekspresi budaya Islami khas Salatiga. Misalnya, bisa ditampilkan tarian kolosal Islami yang dipadukan dengan busana daerah dan iringan musik hadrah atau marawis,” ucapnya.

Robby juga melihat kegiatan ini sebagai peluang strategis untuk membangun citra Salatiga sebagai kota yang inklusif, religius, dan ramah budaya. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, pawai tersebut bisa menjadi agenda wisata religi yang mampu menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Ini tidak hanya perayaan internal, tapi juga bisa menjadi atraksi publik. Apalagi Salatiga dikenal sebagai kota yang damai dan toleran. Kegiatan seperti ini bisa menunjukkan wajah Islam yang penuh keceriaan, kesenian, dan nilai luhur,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Wali Kota menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan dalam bentuk fasilitasi maupun koordinasi lintas sektor. Ia meminta PHBI menyusun konsep kegiatan secara detail dan komunikatif agar sinergi antarlembaga dapat terbangun dengan baik. Ia juga berharap masyarakat dapat turut serta menyukseskan pawai ini dengan semangat persaudaraan.

Dengan gagasan segar dari pimpinan daerah dan antusiasme masyarakat yang tinggi, Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1447 H di Kota Salatiga diproyeksikan menjadi perayaan tahun baru Islam yang lebih dari sekadar perhelatan seremonial. Ia diharapkan menjadi ruang ekspresi budaya Islami yang membumi, membangun semangat kebersamaan, dan memperkuat karakter keagamaan yang damai serta membahagiakan. (Dwi Taufan Hidayat)

Komentar