Keponakan Egianus Kogoya Tewas Tertembak, Terungkap Jaringan Ganja di Balik Aksi KKB
ASKARA – Aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya kembali memakan korban dari pihak mereka sendiri. Pionus Gwijangge, anggota aktif sekaligus keponakan Egianus, tewas dalam kontak senjata dengan Satgas Gakum Operasi Damai Cartenz di Kampung Pugima, Distrik Welalegama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa Pionus terkena tembakan di bagian dada kanan sebelum terjatuh ke jurang. Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Wamena dan selanjutnya dibawa ke kompleks Woken di Kampung Sapalek.
"Pionus dikenal sebagai anggota garis keras. Kematian ini menandai pukulan telak bagi jaringan Egianus," ungkap Brigjen Faizal dalam keterangan tertulis, Kamis (12/6).
Pihak KKB sendiri, melalui kanal internal, mengakui kehilangan dua orang dalam baku tembak tersebut. Selain Pionus yang telah teridentifikasi, satu anggota lainnya masih belum ditemukan dan diduga mengalami cedera berat.
Namun yang mengejutkan bukan hanya kematian Pionus, melainkan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian: dua ons ganja yang diduga kuat bagian dari operasi narkotika Egianus Kogoya.
Ponsel Egianus yang sebelumnya berhasil disita menyimpan dokumen foto dan video yang memperlihatkan keberadaannya di kebun ganja yang terletak di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo. Kebun itu diyakini dikelola langsung oleh Egianus bersama kelompoknya, dengan hasil panen yang telah dikemas dan siap edar.
"Temuan ini mengungkap sisi lain dari aktivitas KKB. Mereka tak hanya menyerang aparat, tetapi juga aktif dalam jaringan narkotika," kata Faizal.
Hasil laboratorium forensik Polda Papua menunjukkan ganja seberat 216,59 gram yang ditemukan adalah milik Pionus. Aktivitas ini diduga menjadi salah satu sumber pendanaan KKB, termasuk untuk membeli senjata.
Tak jauh dari lokasi penggerebekan, di Kampung Maima, Distrik Asotipo, aparat juga menemukan 25 butir amunisi kaliber 9 mm, memperkuat dugaan bahwa wilayah tersebut telah menjadi basis operasi militer dan narkotika kelompok Egianus.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi.
"Aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan penindakan untuk menekan pergerakan kelompok bersenjata serta mencegah peredaran narkotika di wilayah Papua," tegasnya.

Komentar