Waspin Simbolon Sembuh dari Kanker: Jangan Pernah Menyerah, Harapan Itu Nyata
ASKARA – Tidak ada yang menyangka bahwa sakit kepala berkepanjangan yang dialami Waspin Simbolon, SH., MH., adalah tanda awal kanker. Di usianya yang ke-65, ia menghadapi salah satu ujian terberat dalam hidup, dan berhasil melaluinya dengan tekad dan keteguhan hati.
“Saya pikir cuma gangguan saraf biasa,” tutur Waspin mengawali ceritanya. Namun setelah pemeriksaan lanjutan oleh dokter THT, ditemukan tumor ganas di area hidung dan rongga sinus. Diagnosis kanker itu mengubah hidupnya dalam sekejap.
Namun Waspin memilih melawan. Ia menjalani rangkaian terapi radiasi intensif di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, rumah sakit khusus kanker di Jakarta Selatan. Setiap hari, selama satu setengah bulan penuh, dari 21 April hingga 4 Juni 2025, ia menjalani terapi tanpa jeda, lima kali seminggu.
“Sakitnya luar biasa. Tapi saya tetap makan, tetap berusaha kuat. Berat badan saya hanya turun sedikit, sekitar 2-3 kilogram,” katanya. Ia menyebut itu sebagai buah dari niat dan semangat untuk tidak menyerah.
Kini, ia bisa tersenyum lega. Hasil evaluasi medis menunjukkan kondisinya sudah pulih. “Alhamdulillah. Saya akan segera pulang ke Medan. Saya sehat, dan saya bersyukur,” ujarnya haru, Jumat (6/6).
Bagi para pejuang kanker lainnya, Waspin menitip pesan penuh semangat:
“Jangan takut. Kanker bisa disembuhkan. Yang penting semangat hidup, percaya proses, dan jangan pernah menyerah.”
Kisah Waspin Simbolon menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar dalam menghadapi penyakit bukan hanya datang dari obat dan dokter, tetapi juga dari dalam diri sendiri, dari tekad untuk tetap hidup.

Komentar