Idul Adha Jatuh di Hari Jumat, Apakah Masih Wajib Shalat Jumat? Ini Penjelasannya!
ASKARA – Hari Raya Idul Adha 1446 H semakin dekat dan akan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025. Umat Muslim di seluruh dunia bersiap menyambut hari besar ini dengan melaksanakan Shalat Ied di pagi hari, baik di lapangan maupun masjid.
Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering ditanyakan: "Jika Idul Adha jatuh pada hari Jumat, apakah umat Islam – terutama laki-laki – tetap wajib melaksanakan Shalat Jumat?"
Pertanyaan ini ternyata sudah dibahas sejak zaman Nabi Muhammad SAW, dan para ulama dari berbagai mazhab telah memberikan pandangannya.
Berikut penjelasan lengkapnya:
Hadis Nabi Muhammad SAW tentang Idul Adha di Hari Jumat
Dari Zaid bin Arqam RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Hari ini (Id) telah berkumpul dengan hari Jumat. Barang siapa yang mau, maka shalat Jumat itu cukup baginya. Dan kami akan tetap melaksanakan shalat Jumat.”
(HR. Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah)
Hadis ini menunjukkan adanya keringanan (rukhshah) bagi sebagian orang yang telah menunaikan Shalat Id untuk tidak wajib menghadiri Shalat Jumat, terutama jika mereka bukan imam atau tidak memiliki kewajiban mengadakan Shalat Jumat untuk orang lain.
Pendapat Ulama Empat Mazhab
1. Mazhab Hanbali
Memberikan keringanan bagi yang telah menunaikan Shalat Id untuk tidak wajib ikut Shalat Jumat, khususnya penduduk luar kota. Namun, mereka tetap wajib shalat Zuhur sebagai gantinya.
2. Mazhab Syafi’i dan Maliki
Tetap mewajibkan Shalat Jumat, meskipun telah melaksanakan Shalat Id. Keduanya adalah kewajiban terpisah yang harus dilaksanakan pada waktunya.
3. Mazhab Hanafi
Menganggap bahwa Shalat Id dan Jumat tidak saling menggugurkan. Keduanya adalah ibadah wajib jika syarat-syaratnya terpenuhi.
Penjelasan Buya Yahya
Dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa: “Walaupun hari raya bertepatan dengan hari Jumat, maka tetap wajib shalat Jumat.” Kecuali, lanjut Buya, dalam kondisi khusus seperti masyarakat di zaman dahulu yang tinggal di lembah-lembah jauh dari masjid, mereka bisa mendapat keringanan. Namun, dalam kondisi sekarang yang akses ke masjid sangat mudah, maka Shalat Jumat tetap diwajibkan.
Meskipun ada perbedaan pandangan ulama, mayoritas ulama dan tokoh seperti Buya Yahya menegaskan bahwa Shalat Jumat tetap wajib dilaksanakan, terutama bagi umat Islam yang tinggal di daerah dengan akses masjid yang mudah.
Mari kita sambut Idul Adha dengan semangat ibadah yang maksimal, termasuk Shalat Id dan Jumat, sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT. (Dari berbagai sumber)

Komentar