Rabu, 17 Juni 2026 | 15:33
NEWS

GPIB Dorong Sekolah Rakyat dan Pendidikan Gratis

Pendidikan untuk Semua, Bukan untuk Segelintir

GPIB Dorong Sekolah Rakyat dan Pendidikan Gratis

ASKARA - Organisasi Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak bangsa. Salah satu langkah nyata yang diusung adalah seruan untuk pendidikan gratis hingga perguruan tinggi serta dukungan terhadap pembangunan 100 Sekolah Rakyat Berasrama di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

Ketua DPC GPIB Jakarta Timur tekankan pentingnya akses dan karakter dalam pendidikan masa depan Indonesia

“Sudah saatnya anak dari keluarga tidak mampu tidak lagi dilarang untuk bermimpi tinggi. Pendidikan adalah alat pembebas, bukan beban,” tegas Mohamad Amin, Ketua DPC GPIB Jakarta Timur, saat ditemui usai kegiatan diskusi pendidikan di kawasan Matraman, Sabtu (1/6).

Amin menambahkan, Sekolah Rakyat Berasrama dapat menjadi solusi bagi anak-anak cerdas dari keluarga prasejahtera yang selama ini terkendala akses dan fasilitas pendidikan. 

“Dengan sistem berasrama, anak-anak ini bisa fokus belajar tanpa terbebani biaya hidup sehari-hari,” ujarnya.

Selain mendorong akses, GPIB juga menekankan pentingnya pembangunan karakter melalui pendidikan. Dalam arahannya, Ketua Umum DPP GPIB Ir. Agung Karang menyampaikan bahwa pendidikan harus menanamkan nilai-nilai seperti disiplin, berpikir kritis, tanggung jawab, dan kolaborasi.

“Karakter kuat adalah fondasi dari bangsa besar. Kami ingin anak Indonesia tak hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh secara moral,” kata Agung.

Melalui program-program seperti seminar, audiensi dengan pemangku kebijakan, dan pembentukan jaringan organisasi di berbagai wilayah, GPIB konsisten memperjuangkan perbaikan mutu pendidikan nasional.

Tak ketinggalan, pendekatan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan partisipatif juga menjadi bagian penting dari agenda gerakan ini.

“Sekolah bukan hanya tempat hafalan, tapi ruang tumbuhnya imajinasi dan keberanian,” tambah Mohamad Amin.

Dengan gerakan ini, GPIB berharap dapat melahirkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tapi juga punya empati, semangat juang, dan daya cipta tinggi.

 

 

Komentar