Kamis, 04 Juni 2026 | 09:03
Parodi

Jokowi Cerita Sembuhkan Orang Kesurupan

Jokowi Cerita Sembuhkan Orang Kesurupan
Jokowi ketika cerita di UPH (Dok Tangkapan Layar)

ASKARA – Siapa sangka, di balik kemeja putih dan gaya blusukan yang khas, Gubernur DKI Jakarta kala itu, Joko Widodo, ternyata menyimpan bakat tersembunyi, menyembuhkan orang kesurupan.

Cerita ini disampaikan Jokowi di hadapan mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) dalam sebuah forum yang awalnya serius tapi mendadak berubah jadi seperti sesi "Uya Kuya Menyapa Arwah."

Dalam kisahnya, Jokowi mengaku sedang dinas luar ketika dua kali ditelepon keluarganya di rumah dinas Solo (saat masih jadi Wali Kota). Isinya? Bukan soal genteng bocor atau banjir, tapi tamu dadakan… yang kesurupan.

"Telepon pertama saya abaikan, pikir saya bercanda. Telepon kedua, katanya makin menjadi-jadi, baru saya pulang," tutur Jokowi dengan gaya tenang seperti biasa, seolah ini kejadian biasa tiap minggu.

Sesampainya di rumah, Jokowi bukannya langsung menggelar rukiah massal. Ia malah masuk ke dapur, buka kulkas, ambil es batu. Bukan untuk diminum, tapi dipegang. Katanya sih buat nenangin diri. Mungkin kalau sekarang, beliau tinggal nyalain diffuser dan putar lagu Lo-Fi.

Setelah itu, ia membaca doa, jenis doanya tidak dijelaskan, mungkin kombinasi antara doa pembuka rapat dan mantra Jawa kuno, lalu mengusap wajah si korban.

Dan… cling! Yang kesurupan langsung sadar, menangis, lalu memeluk kaki Jokowi sambil mengucapkan terima kasih. Saking dramatisnya, mahasiswa UPH yang dengar kisah ini sempat mengira sedang menonton trailer film "Spiritualitas Seorang Presiden."

Reaksi netizen? Campur aduk.

"Ini kisah paling Solo banget yang pernah saya dengar,: tulis salah satu akun.

"Bentar lagi ada video Jokowi jadi cameo di sinetron Tersanjung Kesurupan," tambah yang lain.

Meski terkesan kocak, kisah ini membuat banyak orang berpikir ulang: selain pemimpin, Jokowi ternyata pernah jadi tukang rukiah kilat. Bonusnya? Nggak pakai tarif, cukup dengan es batu dan niat yang lurus.

 

Komentar