Rasman Ngoceh Nyentil Gatot, Netizen Ngamuklah
ASKARA – Rasman Arif Nasution, tokoh serba bisa (bisa nyindir, bisa bikin heboh, tapi belum tentu bisa tenang), kembali naik panggung jagat maya. Kali ini, ia membidik mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo—bukan pakai panah, tapi pakai status media sosial yang tajamnya melebihi sambal level 10.
Dalam unggahannya, Rasman bilang, “Waktu bapak jadi Panglima TNI, KKB gak selesai. Banyak TNI yang mati di Papua. Dulu aja bapak berkuasa gak bisa, apalagi sekarang.”
Netizen? Langsung keluar dari mode rebahan. Kolom komentar pun berubah jadi arena debat dadakan. Ada yang ngamuk, ada yang ngelawak, ada juga yang cuma numpang ngetik “wkwkwk”.
“Bang, kalau KKB bisa selesai cuma modal status, dari dulu juga netizen udah diangkat jadi jenderal kehormatan!” tulis akun @tenteraharapan.
Tak hanya netizen biasa, mantan rekan sejawat Rasman di Kongres Advokat Indonesia pun ikut mengelus dada. Diketahui, Rasman sendiri sudah di-unfollow secara kelembagaan alias diberhentikan dari KAI. Tapi siapa sangka, semangat komentar tak ikut pensiun.
“Kalau udah gak di KAI, fokus aja bikin konten. Tapi konten yang gak bikin naik tekanan darah,” celetuk akun lain dengan nama @santuytapiwaras.
Gatot Nurmantyo sejauh ini memilih diam. Apakah beliau sedang menenangkan diri di taman? Atau sibuk menyusun strategi balasan berupa senyum cuek? Tidak ada yang tahu.
Yang jelas, netizen sudah bulat: ucapan Rasman tak menenangkan, justru bikin gelisah nasional. Beberapa malah berseloroh, “Ini bukan kritik membangun, ini kritik bangunin orang tidur siang.”
Dan seperti biasa, Indonesia tetap aman. Karena meski gaduh di medsos, di dunia nyata semua masih antre beli cilok.

Komentar