Rabu, 17 Juni 2026 | 23:41
NEWS

Rakyat Bingung

Matahari Kembar Muncul di Langit Republik Konoha

Yang Terbit Siapa, Yang Terbenam Siapa

Matahari Kembar Muncul di Langit Republik Konoha
Ilustrasi matahari kembar (Dok Pixabay)

ASKARA - Fenomena langka menggemparkan negeri: dua matahari terlihat bersinar di langit istana. Yang satu terang dan berkuda, satunya lagi tenang dengan jaket bomber legendaris. Warga pun heboh: “Ini Republik, bukan Tatooine!”

Warga mengaitkan fenomena ini dengan situasi politik terkini, di mana Presiden resmi Gemoy (yang baru naik takhta dan suka menari di acara militer), masih sering "berbagi panggung cahaya" dengan mantan Presiden Mulyono, yang meski sudah pensiun, masih rajin menyapa, membangun, dan cawe-cawe dalam berbagai urusan negara.

“Saya bingung ini negara presidensial apa dual-solar-system?” ujar Bu Suminah, pedagang cilok yang kini juga pengamat tata surya.

Sejumlah pakar politik langit menyebutkan bahwa matahari kembar ini bukan bencana, tapi potensi keteduhan ganda, asal tidak saling menyinari ego. “Yang satu terang di timur, satunya nyorot dari belakang layar,” ujar Prof. Langit Cerah, ahli metafora politik.

Sementara itu, Presiden Gemoy mengaku tidak terganggu. “Saya dan beliau (Mulyono) itu seperti matahari pagi dan matahari sore. Sama-sama panas, tapi beda waktu,” katanya sambil memegang tongkat komando dan biskuit.

Namun rakyat tetap dibuat bingung dengan sinyal-sinyal politik yang berseliweran. “Kami cuma ingin tahu, siapa yang sekarang pegang remote AC di istana,” ujar Pak Rojak, tukang parkir yang kini sering bikin polling di media sosial bertajuk #TeamMatahariTua vs #TeamMatahariBaru.

Sampai saat ini, dua matahari masih bercahaya. Para ilmuwan menyarankan warga menggunakan kacamata hitam dan berpikir jernih. Adapun tim astronom politik menyarankan agar salah satu matahari belajar jadi bulan, biar bisa bersinar secukupnya dan tidak mengganggu kalender pemerintahan.

 

 

Komentar