Selasa, 14 Juli 2026 | 06:19
NEWS

MAY DAY 2025

Ketua DPR: Buruh Berkontribusi Bangun Bangsa

Ketua DPR: Buruh Berkontribusi Bangun Bangsa
Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas

ASKARA-Memperingati Hari Buruh Internasional 2025 semua pihak diajak untuk merefleksikan semangat perjuangan pendiri bangsa.

Demikian disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani, Kamis (1/5/2025) dalam memperingati Hari Buruh Internasional (May Day).

“Selamat Hari Buruh Internasional 2025 untuk semua buruh maupun pekerja di Indonesia. Momen May Day menjadi bukti bahwa perjuangan terhadap kesejahteraan buruh tak pernah berhenti sejak negara ini berdiri,” kata Puan.

Bahkan pihaknya percaya kalau dibalik setiap peluh buruh ada semangat perjuangan untuk membangun bangsa ini. Dia juga mengingatkan Hari Buruh di Indonesia tak  bisa dilepaskasn  dari semangat para pendiri bangsa dalam memperjuangkan hak-hak buruh, termasuk proklamator sekaligus Presiden pertama RI Sukarno yang dikenal sebagai pemikir perburuhan di Indonesia.

 

Menurut politisi perempuan PDI  Perjuangan tersebut, Sukarno dikenal dengan gagasannya tentang asas perjuangan kaum buruh yakni hak atas hasil keringat sendiri. Salah satunya perjuangan buruh terkait batas jam kerja. Perjuangan buruh untuk membatasi jam kerja dianggap menjadi salah satu simbol keberhasilan mereka.

 Di tahun 1950-an, Bung Karno juga mengeluarkan kebijakan tentang pemberlakuan Tunjangan Hari Raya (THR) yang hingga kini masih terus diterapkan. Menurut Bung Karno, Hari Buruh 1 Mei bukan hanya tentang keberhasilan membatasi jam kerja, tetapi juga simbol kemenangan nilai keadilan sosial.

“Jadi Hari Buruh Sedunia harus menjadi momentum penting untuk merefleksikan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam memperjuangkan hak-hak buruh selama ini. Ke depan kita harus memperkuat kebijakan, pengaturan, dan program Pemerintah dalam memberikan jalan bagi buruh untuk mendapatkan perlindungan hak-hak buruh, penciptaan lingkungan kerja yang aman dan harmonis, serta masa depan buruh yang sejahtera,” ungkapnya.

DPR, Puan melanjutkan akan mendukung upaya Pemerintah dalam mewujudkan Negara Kesejahteraan. Banyak yang harus dikerjakan untuk mewujudkan Negara Kesejahteraan. Untuk mewujudkannya mantan Menko PMK  ini menegaskan dibutuhkan kerja sama dan gotong royong dari semua elemen bangsa.

“Buruh, Serikat Buruh, Pengusaha, Pemerintah, dan DPR RI, semuanya harus mengambil peran dan tanggung jawab, gotong royong, kerja bersama menuju arah yang sama yaitu bekerja memajukan kesejahteraan umum,” katanya.

 Menurut Puan, tema peringatan Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2025, ‘Wujudkan Negara Kesejahteraan, Welfare State’ menegaskan kembali komitmen bersama untuk mewujudkan Negara yang memajukan kesejahteraan umum.

 “Yaitu Negara yang hadir dengan kebijakan-kebijakan yang pro pada kesejahteraan rakyat, kebijakan yang memudahkan hidup rakyat. Akses pendidikan dan kesehatan yang mudah, jaminan perlindungan sosial, jaminan perlindungan terhadap buruh, serta jaminan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat oleh Negara,” paparnya.

 Pada peringatan May Day 1 Mei ini  pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh buruh atau pekerja Indonesia atas dedikasinya dalam bergotong royong membangun Indonesia.

“Buruhlah yang menjadi penopang dan tenaga penggerak roda industri dan ekonomi Indonesia,” tambah Puan.

 Melalui momentum May Day 2025, Puan pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan perjuangan buruh sebagai gerakan bersama membangun Indonesia yang adil, manusiawi, dan sejahtera bagi semua. Ia berharap komitmen bersama tersebut dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang berkeadilan bagi seluruh buruh di Indonesia.

 “selamat Hari Buruh Sedunia 2025. Semoga perjuangan kita bersama menghasilkan buruh yang sejahtera dan seluruh rakyat Indonesia yang sejahtera,” tutup Puan. (dry)

Komentar