Senin, 15 Juni 2026 | 22:02
COMMUNITY

Percaya atau Tidak, Pemilihan Paus Pengganti Fransiskus Adalah Misteri Ilahi

Percaya atau Tidak, Pemilihan Paus Pengganti Fransiskus Adalah Misteri Ilahi
Konklaf (Dok vaticannewspt)

ASKARA – Aktivis Gereja Katolik, Dar Edi Yoga, menilai bahwa pemilihan Paus pengganti Paus Fransiskus kelak merupakan suatu proses yang tidak dapat diprediksi oleh siapa pun. Menurutnya, dalam tradisi Gereja Katolik, pemilihan seorang Paus selalu penuh dengan dinamika rohani yang tidak bisa dijangkau oleh logika manusia semata.

"Sejauh ini, tidak ada satu pun yang bisa dengan pasti mengatakan siapa yang akan terpilih menjadi Paus setelah Paus Fransiskus wafat. Semua itu tetap menjadi misteri ilahi," ujar Dar Edi Yoga kepada media, Senin (28/4).

Ia menambahkan, tidak ada seorang kardinal pun yang bercita-cita untuk menjadi Paus. Dalam sejarah Gereja, para kardinal justru menjalankan tugas mereka dengan rendah hati tanpa ambisi pribadi untuk menjadi penerus Takhta Santo Petrus.

Dar Edi Yoga menjelaskan, saat para kardinal berkumpul dalam konklaf di Kapel Sistina, seluruh proses pemilihan sepenuhnya berada di bawah gerakan Roh Kudus. "Semua yang berada di dalam kapel akan digerakkan oleh Roh Kudus. Pemilihan Paus bukan soal lobi-lobi politik, melainkan penyerahan total kepada kehendak Tuhan," tegasnya.

Meski demikian, Dar Edi Yoga mengakui bahwa publik, umat Katolik, maupun pengamat bisa saja mengunggulkan atau menjagokan seorang kardinal tertentu untuk menjadi Paus. Namun, semua itu tetap bersifat spekulatif dan tidak mempengaruhi hasil akhir pemilihan.

"Pemilihan Paus bukan soal keinginan manusia, melainkan sepenuhnya karya Roh Kudus yang membimbing Gereja," imbuhnya.

Dengan demikian, ia mengajak seluruh umat untuk mendoakan proses konklaf yang akan datang, agar Gereja Katolik senantiasa diberikan pemimpin yang setia, bijaksana, dan mampu membimbing umat di tengah tantangan zaman.

 

 

Komentar