Kenapa Kardinal Becciu Mengundurkan Diri dari Konklaf?
Tetap Nyatakan Diri Tak Bersalah
ASKARA – Kardinal Giovanni Angelo Becciu memastikan dirinya tidak akan berpartisipasi dalam konklaf pemilihan Paus baru yang akan dimulai pada Rabu, 7 Mei 2025. Keputusan tersebut ia ambil demi menjaga keharmonisan dan ketenangan dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi Gereja Katolik.
"Demi kebaikan Gereja dan demi menjaga persatuan dalam Konklaf, saya memutuskan untuk mematuhi kehendak Paus Fransiskus agar saya tidak ikut serta. Saya tetap yakin atas ketidakbersalahan saya," ujar Becciu dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Vatican News, Selasa (29/4).
Kardinal asal Italia itu diberhentikan dari jabatannya di Dicastério untuk Penyebab Orang Kudus oleh Paus Fransiskus pada September 2020, menyusul dugaan keterlibatan dalam transaksi keuangan bermasalah. Ia juga kehilangan sejumlah hak istimewa sebagai kardinal.
Pada Desember 2023, pengadilan Vatikan menjatuhkan hukuman lima tahun enam bulan penjara kepada Becciu karena dinilai terbukti melakukan penyalahgunaan dana Gereja, termasuk investasi mencurigakan dan penyaluran dana ke proyek-proyek pribadi yang terkait keluarganya.
Meski divonis bersalah, Becciu tetap membela diri. Ia menegaskan, seluruh keputusannya dilandasi niat baik dan sesuai dengan prosedur Gereja. Ia juga menampik tudingan memperkaya diri, dengan menyatakan bahwa dana yang disalurkan bersifat kemanusiaan.

Komentar