Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:10
NEWS

Tim INASAR Temukan Tiga Korban Meninggal dalam Reruntuhan Gempa Myanmar

Tim INASAR Temukan Tiga Korban Meninggal dalam Reruntuhan Gempa Myanmar
Tim INASAR evakuasi korban meninggal dalam reruntuhan gempa Myanmar (Dok Basarnas)

ASKARA – Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) berhasil menemukan tiga korban meninggal dunia akibat gempa Myanmar di gedung perumahan pegawai negeri sipil daerah Thukha Theiddhi Ward, Rabu (2/4). Korban ditemukan di lantai satu gedung, dekat area kamar mandi.

Dalam operasi pencarian, Tim Alpha INASAR bekerja sama dengan Fire Brigades Myanmar menggunakan metode hailing atau pemanggilan korban, yang kemudian dilanjutkan dengan anjing pelacak (K9).

"Di lokasi tersebut ditemukan dua titik yang dicurigai sebagai tempat keberadaan korban. Namun, setelah dilakukan pengecekan, dipastikan korban telah meninggal dunia karena tidak ada respons dan sudah tercium bau menyengat," ujar Komandan Regu Tim Alpha INASAR, Stefanus Harrendra, Kamis (3/3).

Setelah mengidentifikasi titik keberadaan korban, tim memutuskan membuat akses dengan memasukkan alat search cam. "Tim Alpha memastikan posisi korban berada tidak jauh dari akses awal, sehingga kami memperbesar akses dengan metode cutting, breaking, dan breaching," tambah Stefanus.

Gedung di wilayah permukiman tersebut mengalami kerusakan dengan tipe reruntuhan pancake. Tim menggunakan alat Warning Alarm for Stability Protection (WASP) untuk memastikan kondisi gedung aman sebelum masuk lebih dalam.

Tantangan terbesar dialami saat mengevakuasi korban ketiga yang ditemukan dalam posisi duduk dan tertimpa tiang penyangga bangunan. Kondisi ini membuat proses evakuasi menjadi lebih sulit dan memakan waktu lebih lama.

Selain melakukan pencarian korban, tim medis INASAR juga memberikan pertolongan kepada anggota Fire Brigades Myanmar yang mengalami luka laserasi akibat operasi penyelamatan ini.

 

 

Komentar