Perhutani dan LMDH Benahi Wisata Lorong Lumut Sambut Libur Lebaran
ASKARA – Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan pengelola wisata melakukan pembenahan di beberapa objek wisata kawasan hutan. Salah satu fokus utama adalah Wisata Rintisan Lorong Lumut yang terletak di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lembang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang.
Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (26/3/2025) dan dihadiri oleh Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Dadi Santosa, Kepala BKPH Lembang Cucu Supriatna, Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan Endan Cahyadi, serta Ketua LMDH Lembah Harapan Jaya Adi Sutriatna beserta anggota.
Mewakili Administratur KPH Bandung Utara, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Dadi Santosa menyampaikan bahwa pembenahan ini bertujuan menciptakan lingkungan wisata yang lebih indah, aman, dan nyaman bagi pengunjung. “Upaya ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar serta meningkatkan pendapatan bagi Perhutani,” ujarnya.
Selain perbaikan fasilitas wisata, Dadi juga mengimbau seluruh pengunjung untuk menjaga kebersihan dan menerapkan Sapta Pesona, yaitu Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Memberikan Kenangan. “Kesadaran akan kebersihan sangat penting untuk kenyamanan bersama. Kami mengajak pengunjung untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan,” tambahnya.
Ketua LMDH Lembah Harapan Jaya, Adi Sutriatna, menyatakan kesiapan pihaknya dalam merawat fasilitas yang telah disediakan oleh Perhutani, terutama di kawasan Wisata Lorong Lumut. “Kami berharap dengan adanya pembenahan fasilitas seperti gazebo, tempat duduk, toilet, serta papan petunjuk (signboard), daya tarik wisatawan semakin meningkat,” tuturnya.
Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, diharapkan perekonomian masyarakat sekitar juga ikut tumbuh. Wisata berbasis ekowisata ini tidak hanya memberi manfaat bagi wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga setempat melalui sektor usaha kecil dan menengah.
Pembenahan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan wisatawan, tetapi juga membawa manfaat jangka panjang bagi pengelolaan ekowisata yang berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi antara Perhutani, LMDH, dan masyarakat sekitar.

Komentar