Senin, 08 Juni 2026 | 02:55
NEWS

Suyono, Local Hero Wasteco, Raih Elshinta Award 2025

Suyono, Local Hero Wasteco, Raih Elshinta Award 2025
Suyono raih Elshinta Award 2025 (Dok PHM)

ASKARA – Suyono, pengelola Gas Metana di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Manggar, Balikpapan, meraih Elshinta Award 2025 untuk kategori "Insan Peduli Kemanusiaan pada Lingkungan". Penghargaan ini diberikan pada 5 Februari 2025 di Jakarta atas kontribusinya dalam program Waste to Energy for Community (Wasteco) yang diinisiasi oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

Program Wasteco memanfaatkan gas metana dari sampah organik di TPAS Manggar sebagai bahan bakar memasak yang telah disalurkan ke 380 rumah tangga. Inovasi ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Suyono menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. “Lebih baik hidup dari sampah, daripada hidup menjadi sampah,” ujarnya, berharap pencapaiannya dapat menginspirasi local hero lainnya.

Head of Communication Relations & CID Zona 8, Frans Alexander A. Hukom, mengapresiasi peran local hero Wasteco dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. “Kami sampaikan selamat kepada Bapak Suyono atas dedikasi dan kontribusinya,” katanya dalam keterangan, Selasa (18/2).

Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Regional 3 Kalimantan, Dony Indrawan, menegaskan bahwa PHM berkomitmen menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang inovatif dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). “Pemanfaatan gas metana dari sampah ini merupakan langkah kami dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik serta energi alternatif yang terjangkau,” jelasnya.

Program Wasteco berhasil memproduksi 594.000 m³ gas metana per tahun, menghemat biaya rumah tangga hingga Rp 420 juta per tahun, serta mengurangi 288.449 ton CO₂eq per tahun. Dengan pencapaian ini, PHM terus berkomitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.

 

 

Komentar