Ruang Menulis
Tahajjud: Cahaya di Akhir Malam
Oleh: Dwi Taufan Hidayat
Di sunyi malam yang merintik doa,
saat dunia terlelap tanpa suara,
ada jiwa yang bangkit penuh cahaya,
bersujud dalam cinta yang nyata.
Di penghujung malam yang syahdu,
Allah lebih dekat, penuh rindu,
dosa luruh di tetesan air mata,
dengan doa yang melangit ke angkasa.
Iman pun tumbuh, tegak berdiri,
dalam sepi, hati berseri,
pahala berlimpah tiada terhingga,
bagi yang bangun di malam heningnya.
Kesabaran pun kian kokoh,
melawan lelah, melawan resah,
karena siapa yang bersujud mesra,
akan Allah kuatkan dalam langkah.
Maka bangunlah, wahai jiwa,
jadikan malam saksi setia,
bahwa kau berharap pada-Nya semata,
dalam sujud, dalam doa, dalam cinta.

Komentar